Konsumen Dealer di Pamekasan Merasa Dikecewakan

PAMEKASAN, Limadetik.Com – Ziaul Haq mengaku kecewa terhadap pelayanan dealer motor CV. Suma Pamenang Pamekasan terhadap konsumennya yang hanya diberikan janji belaka tanpa ada kepastian yang jelas.

Pasalnya, Zia yang juga direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) menjadi konsumen Suma Pemenang dengan inden sepeda motor PCX. Namun, hingga memasuki bulan ke 4, pesanan motor yang diidamkan tak kunjung datang.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan dealer motor CV. Suma Pamenang Pamekasan, sebab, hanya janji-janji saja, masak bilangnya minggu depan terus, udah masuk bulan ke 4 belum datang juga, padahal saya sudah bayar  Down Payment (DP) 80 persen lebih,” bebernya dengan nada kesal.

Habib sapaan akrab Ziaul Haq menceritakan, pada tanggal 30 April 2018 lalu, dirinya memesan sepeda motor jenis PCX warna putih dengan harga total 31 juta lebih. Namun, pihak dealer menyatakan, motor yang diinginkan belum ada.

Lebih lanjut Ziaul Haq menjelaskan, untuk memenuhi permintaan itu, harus menunggu 1 sampai 2 bulan. Namun hingga dua bulan bergulir, ternyata pesanan belum ada.

“Saya coba datangi lagi dealer, bilangnya tunggu minggu depan, padahal udah 2 bulan, itu motor saya pesan buat anak saya yang sekolah, saya tambah kesal, masak dijanjikan terus,” keluhnya.

Sementara, ada temen Zia yang juga inden motor dengan jenis dan warna yang sama, sudah memperoleh motornya meski daftarnya dibelakang hari dirinya pesan.

“Temen saya malah udah dapat pesanannya, padahal lebih dulu saya yang pesan, kok begitu ya pelayanan dealer Summa Pamenang, saya sebagai konsumen merasa dirugikan, karena pelayanannya kurang baik kepada konsumen,” imbuh dia.

Atas kerugian itu, Ziaul Haq berencana untuk melaporkan ke pihak berwajib dengan dasar dugaan penggelapan uang. Selain itu dirinya juga meminta agar uang yang disetorkan sebagai uang muka dikembalikan tanpa persyaratan apapun.

Sementara, pihak Penanggung Jawab Suma Pamenang Pamekasan, Hariaji menanggapi, pesanan yang diinginkan konsumennya harus inden ke Jakarta terlebih dahulu.

“Barang yang dikirim ke Pamekasan itu tidak pasti berapa jumlahnya, sehingga ia tidak bisa memberikan kepastian berapa lama barang itu datang,” katanya, menjelaskan.

Hariaji juga menuturkan, bahwa barang yang dipesan oleh Zia banyak yang mesan. Sehingga, ketersediaan barang sesuai warna yang diinginkan harus menunggu nomor urutan.

“Seandainya beliau meminta warna lain maka barangnya bisa datang dalam dua bulan. Saya minta agar mas Zia bersabar dulu,” pintanya.

“Kalau misalnya saya berjanji minggu depan atau setengah bulan lagi, ternyata barangnya belum datang, nanti saya dikomplain oleh Mas Zia. Karena itu saya tidak berani memastikan. Saya kenal baik dengan Mas Zia, itu bukan hanya pelanggan setia saya, tapi juga tetangga,” sambung Hariaji, menerangkan. (arf/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here