Pasar Murah Jelang Idul Fitri, Kejari Sumenep Gandeng Pemda dan UMKM Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep menggelar kegiatan pasar murah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pangan menjelang Lebaran.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Nislianudin, mengatakan bahwa pasar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang biasanya mengalami peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Jadi hari ini kita menyelenggarakan pasar murah menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan UMKM. Tujuannya untuk menekan inflasi serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Nislianudin, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Produk yang dijual antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
Selain bahan pokok, pasar murah ini juga menyediakan aneka produk lokal hasil karya pelaku UMKM, seperti bakery, sambal olahan, hingga sayur-sayuran segar yang berasal dari hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Sumenep.
Menurut Nislianudin, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi wadah bagi para pedagang, produsen, serta pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
“Di sini ada penjualan beras, minyak goreng, gula, kemudian ada juga beberapa produk UMKM seperti bakery, sambal, dan juga sayur-sayuran hasil dari para petani. Jadi ada pedagang, produsen, hingga pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah produk yang dijual dalam pasar murah tersebut juga berasal dari kelompok binaan UMKM serta organisasi ibu-ibu yang turut ambil bagian dalam memasarkan berbagai produk olahan.
Kajari Sumenep juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang datang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berbelanja kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Alhamdulillah masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini. Kita lihat sebagian besar konsumen cukup antusias dan merasa terbantu dengan adanya pasar murah ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, sekaligus memperkuat peran UMKM dan produsen lokal dalam mendukung perekonomian daerah.
