Sentuhan Ramadan dari Pendopo Keraton, Bupati Fauzi Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Duafa
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Suasana hangat penuh kepedulian mewarnai Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (12/3/2026), saat Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim dan kaum duafa dalam sebuah kegiatan sosial di bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Dalam kegiatan itu, para penerima santunan mendapatkan paket bantuan berupa beras 5 kilogram, mie instan satu dus, gula pasir 2 kilogram, serta minyak goreng 1 liter. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama Ramadan.
Acara sosial ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kamiludin, Asisten Pemerintahan Didik Nur Wahyudi, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, serta sejumlah stakeholder lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir dan peduli kepada masyarakat, terutama anak yatim dan kaum duafa,” ujarnya.
Bupati Fauzi juga menjelaskan bahwa program santunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain penyaluran santunan, pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan zakat fitrah kepada 12 lembaga penyalur zakat di Kabupaten Sumenep. Lembaga-lembaga tersebut nantinya akan mendistribusikan zakat kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga nilai-nilai berbagi di tengah masyarakat selama bulan Ramadan.






