Dukung MBG, Pemkab Sumenep Tekankan Evaluasi demi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Bupati bidang ekonomi, Joko Satrio

Staf Ahli Bupati bidang ekonomi, Joko Satrio

Dukung MBG, Pemkab Sumenep Tekankan Evaluasi demi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

limadetik.com/, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak cukup hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, evaluasi menyeluruh dinilai menjadi kunci agar program strategis pemerintah tersebut berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Komitmen tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Joko Satrio, saat mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam Focus Group Discussion (FGD) pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Cafe Tanean, Kamis (9/7/2026).

Dalam forum tersebut, Joko menegaskan bahwa Bupati Sumenep memberikan dukungan penuh terhadap Program MBG karena memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Baca Juga  Pernikahan Dini Jadi Sorotan, KKN UA dan PIK-R ‘Sentil’ 90 Santri di PP Hidayatul Ulum Ganding

Meski demikian, menurutnya, setiap program berskala nasional harus dibarengi dengan mekanisme evaluasi yang objektif agar berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diperbaiki.

“Pak Bupati mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis. Namun dukungan itu juga harus diiringi dengan evaluasi yang berkelanjutan agar pelaksanaannya semakin berkualitas, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Joko.

Ia menilai FGD menjadi instrumen penting untuk menghimpun berbagai pandangan dari pemerintah, akademisi, organisasi profesi, pelaksana program, hingga media. Dengan cara itu, pemerintah dapat memperoleh gambaran utuh mengenai efektivitas pelaksanaan MBG sekaligus menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah.

Baca Juga  Gaji 9 Bulan Tak Dibayar, Dana Sudah Dicairkan Bendahara Desa Pagerungan Besar, DPMD Pastikan Pelanggaran

Menurut Joko, evaluasi tidak boleh dipersepsikan sebagai bentuk kritik terhadap program, melainkan sebagai upaya memperkuat implementasi agar setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Ia juga menyampaikan apresiasi Bupati Sumenep kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi forum diskusi tersebut. Keberadaan FGD dinilai mampu membangun komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan para pelaksana program sehingga berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama.

“Kolaborasi menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Pemerintah daerah membutuhkan masukan yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang dijalankan semakin efektif,” katanya.

Baca Juga  Dugaan Penipuan Investasi MBG Melebar, Kuasa Hukum Sebut Kerugian Korban Tembus Rp7 Miliar

Lebih lanjut, Pemkab Sumenep memastikan siap menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang dihasilkan dari FGD apabila ditemukan aspek-aspek yang perlu disempurnakan dalam pelaksanaan MBG.

Menurut Joko, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya akan berdampak pada peningkatan status gizi masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

“Sinergi antara pemerintah, pelaksana program, akademisi, media, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan begitu, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sukses secara administratif, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”
Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan
Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan
Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Belum Dipanggil Kedua, Bendahara Desa Pagerungan Besar Datangi DPMD Sumenep, Janji Lunasi Tunggakan Gaji Rp202 Juta
Anggota Polsek Gapura yang Diduga Terima Uang Rp100 Juta Diperiksa Propam Polresta Sumenep
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama

Berita Terbaru