Penemuan Jenazah Perempuan di Gapura Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di area parit persawahan di Dusun Rombu Polalang, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Polisi kini menyelidiki penyebab kematian korban setelah ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya.
Korban diketahui bernama Buyani (45), seorang petani asal Dusun Panile, Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Gapura IPTU Suki mengatakan, penemuan jenazah bermula dari laporan warga yang menemukan korban tergeletak di parit persawahan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Gapura.
Menerima laporan itu, personel Polsek Gapura bersama Piket Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sumenep, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Gapura langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap korban.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka di bagian belakang leher, luka robek, dan luka sayat pada bagian belakang kepala yang diduga akibat adanya kekerasan. Untuk memastikan penyebab kematian, kami melakukan Visum et Repertum (VER),” kata IPTU Suki.
Meski keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan menerima serta mengikhlaskan kematian korban, kepolisian memastikan penyelidikan tetap berlanjut sesuai prosedur hukum.
Sejumlah langkah telah dilakukan penyidik, di antaranya membuat Laporan Polisi Model A, menggelar olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta Visum et Repertum, memeriksa para saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep untuk mendalami kasus tersebut.
IPTU Suki menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak membangun spekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian. Setiap perkembangan akan disampaikan sesuai hasil penyelidikan,” ujarnya.
Polres Sumenep menegaskan akan mengusut tuntas setiap peristiwa yang diduga mengandung unsur tindak pidana secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi











