“Halo Kapolresta” Diserbu Warga, Respons Tinggi Bikin Layanan Pengaduan Sempat Down

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu (kanan) saat menerima potongan tumpang dari Ketua DPD IWO Sumenep, Imam Mustain Ramli

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu (kanan) saat menerima potongan tumpang dari Ketua DPD IWO Sumenep, Imam Mustain Ramli

“Halo Kapolresta” Diserbu Warga, Respons Tinggi Bikin Layanan Pengaduan Sempat Down

limadetik.com/, SUMENEP – Gebrakan Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu membuka kanal komunikasi langsung dengan masyarakat melalui program “Halo Kapolresta” mendapat respons tinggi. Antusiasme warga bahkan membuat perangkat komunikasi yang digunakan untuk menampung pengaduan masyarakat sempat mengalami gangguan atau down.

Melalui “Halo Kapolresta”, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung, mulai dari keluhan, harapan, hingga laporan yang membutuhkan perhatian kepolisian.

Tingginya animo masyarakat tersebut disampaikan Kombes Pol Ariek Indra Sentanu saat menghadiri undangan HUT Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-14, Kamis (13/8/2026).

“Respons masyarakat sangat tinggi. Mereka menyampaikan berbagai macam harapan dan keluh kesah kepada Kapolresta. Bahkan handphone untuk Halo Kapolresta sempat trouble atau down karena tingginya respons masyarakat,” ujar Ariek.

Menurutnya, tingginya partisipasi warga justru menjadi indikator bahwa masyarakat membutuhkan ruang komunikasi yang terbuka dengan institusi kepolisian.

Program tersebut sekaligus menjadi langkah strategis Polresta Sumenep untuk memperpendek jarak antara polisi dan masyarakat. Aspirasi yang masuk dapat menjadi bahan bagi kepolisian dalam membaca persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih cepat.

Kehadiran “Halo Kapolresta” juga menempatkan masyarakat bukan sekadar sebagai penerima layanan kepolisian, tetapi sebagai bagian penting dalam menyampaikan informasi dan mengawasi persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.

Bagi Ariek, kanal komunikasi publik semacam itu harus mampu dijaga agar tidak berhenti sebatas slogan. Tingginya pengaduan dan aspirasi masyarakat menjadi tantangan berikutnya bagi kepolisian untuk memastikan setiap informasi yang masuk mendapatkan respons dan tindak lanjut yang jelas.

Di sisi lain, keterlibatan insan pers juga dinilai penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat. Wartawan dapat menjadi jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelayanan serta penanganan berbagai persoalan hukum dan keamanan.

Momentum HUT IWO ke-14 pun menjadi ruang untuk memperkuat sinergi tersebut. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat dan transparan, komunikasi antara kepolisian, media, dan publik menjadi semakin penting.

Program “Halo Kapolresta” akhirnya tidak hanya menjadi kanal pengaduan, tetapi juga menunjukkan satu hal: ketika pintu komunikasi dibuka, masyarakat ternyata punya banyak hal yang ingin disampaikan kepada polisi.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembilan Raperda Disepakati, Bupati Sumenep Soroti Dampaknya bagi Pelayanan dan Kesejahteraan Warga
Gaji 9 Bulan Tak Dibayar, Dana Sudah Dicairkan Bendahara Desa Pagerungan Besar, DPMD Pastikan Pelanggaran
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru SDN Gugus 02 Kalianget Dibekali Literasi Informasi
Gonjang Ganjing Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Cair, Mekanisme Pencairan Dana Dipersoalkan
55 Pejabat Pemkab Sumenep Bergeser, Wabup Imam Hasyim Ambil Sumpah di Pendopo Keraton
Kejari Sumenep Hentikan Penuntutan Dua Tersangka Lewat Keadilan Restoratif
Bukan Sekadar Turunkan Angka, Kader Posyandu Sapeken Dibekali Hadapi Stunting
Perkuat Peran Kader Posyandu, SKK Migas–KEI dan Puskesmas Pagerungan Besar Kolaborasi Tangani Stunting
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:05 WIB

Sembilan Raperda Disepakati, Bupati Sumenep Soroti Dampaknya bagi Pelayanan dan Kesejahteraan Warga

Senin, 28 September 2026 - 14:02 WIB

Gaji 9 Bulan Tak Dibayar, Dana Sudah Dicairkan Bendahara Desa Pagerungan Besar, DPMD Pastikan Pelanggaran

Sabtu, 26 September 2026 - 14:11 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru SDN Gugus 02 Kalianget Dibekali Literasi Informasi

Jumat, 25 September 2026 - 11:46 WIB

Gonjang Ganjing Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Cair, Mekanisme Pencairan Dana Dipersoalkan

Jumat, 25 September 2026 - 10:53 WIB

55 Pejabat Pemkab Sumenep Bergeser, Wabup Imam Hasyim Ambil Sumpah di Pendopo Keraton

Berita Terbaru

Sulaisi Abdurrazaq (tengah) usai acara diskusi di Universitas Madura

Artikel

MADURA TETAP “BAJINGAN”

Senin, 28 Sep 2026 - 20:31 WIB