PAMEKASAN – limadetik.com, Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman melepas peserta lomba gerak jalan tingkat sekolah dasar (SD) dan sederajat se-Kabupaten Pamekasan di kawasan Monumen Arek Lancor, Rabu (12/8/2026).
Sebanyak 63 regu ambil bagian dalam lomba tersebut. Rinciannya, 32 regu putri dan 31 regu putra. Para peserta menempuh rute yang dimulai dari Monumen Arek Lancor, Jalan Trunojoyo, Jalan R. Abd. Aziz, Jalan Segara, Jalan Diponegoro, kemudian kembali dan finis di kawasan Monumen Arek Lancor.
Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan juara. Lebih dari itu, lomba gerak jalan dinilai sebagai sarana untuk membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Pelaksanaan lomba gerak jalan kali ini memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar perlombaan. Kegiatan ini menjadi media pendidikan karakter dan mengajarkan nilai kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” kata Kholilurrahman.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar. Sebab, mereka merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan dan cita-cita bangsa Indonesia di masa mendatang.
Karena itu, Kholilurrahman memberikan apresiasi terhadap seluruh sekolah, baik SD maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI), yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenag, Disdikbud, panitia, kepala sekolah, guru pendamping, serta semua pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Kholilurrahman juga mengingatkan para peserta bahwa mereka merupakan generasi yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan.
Menurutnya, semangat perjuangan tersebut tidak harus diwujudkan melalui medan perang, tetapi dapat dilakukan melalui prestasi, ilmu pengetahuan, akhlak mulia, serta kontribusi positif bagi bangsa.
“Kalian anak-anakku yang akan meneruskan cita-cita pahlawan melalui torehan prestasi, ilmu pengetahuan, akhlak yang mulia, dan semangat membangun Indonesia. Akhlak mulia ini harus ditanamkan kepada anak-anak kita sedini mungkin,” tandasnya.
Ia menambahkan, kemenangan dalam perlombaan bukanlah tujuan utama. Menurutnya, proses mengikuti lomba justru menjadi bagian penting dalam membentuk sikap dan mental anak.
“Sejatinya, juara bukanlah menjadi tujuan utama, melainkan belajar bekerja sama, saling menghargai, menjaga kekompakan, menaati peraturan, serta menunjukkan sikap sportif,” tegasnya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh para peserta melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka, terutama dalam membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan menghargai orang lain.
Pantauan di lokasi, pelepasan lomba gerak jalan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Penulis : Arif
Editor : Wahyu








