Nasional

Rekonstruksi Kasus Pembacokam TNI vs Polisi di Pamekasan Diwarnai Tangisan, Ali Sahbana: Jangan Balas Dendam

×

Rekonstruksi Kasus Pembacokam TNI vs Polisi di Pamekasan Diwarnai Tangisan, Ali Sahbana: Jangan Balas Dendam

Sebarkan artikel ini
IMG 20200108 102530

PAMEKASAN, Limadetik.com —  Suasana haru mewarnai rekonstruksi kasus pembacokam salah satu anggota TNI Kodim 0826 Pamekasan, Ali Sahbana terhadap Bripka Imam Sutrisno di TKP, Jl. Sersan Mesrul Gg. 2, Selasa (07/01/2020).

Tangisan pecah disela Ali memeluk adik kandung perempuan dan keluarganya yang ikut menyaksikan proses reka ulang yang digelar Polisi Meliter Denpom Surabaya.

“Mana orang Batu Bintang,” katanya, sebelum masuk mobil polisi Meliter Denpom Surabaya.

“Jangan menangis, yang tabah dan kuat semua,” katanya dengan wajah lesu.

Kemudian, Serda Ali yang dulu bertugas di Koramil Pegantenan Ini memberi pesan khusus kepada keluarganya.

“Ingat, jangan balas dendam ya,” katanya.

Selanjutnya, Serda Ali melanjutkan rekonstruksi ke Kodim 0826 Pamekasan guna reka ulang saat ia menyerahkan diri kepada satuannya usai menusuk anggota Satreskrm Polres Pamekasan pada tanggal 10 Desember 2019 lalu di rumah kosong milik Sertu Suharto yang baru di bangun.

IMG 20200108 102607
Suasana haru saat beberapa keluarga dan pendukung anggota TNI bentang poster dengan nada protes

Penusukan itu, dilakukan Ali lantaran sakit hati karena Imam diduga selingkuhi istrinya.

Kejadian kala itu membuat heboh masyarakat Gerbang Salam, sebab korban usai di tusuk masih sempat meminjam sepeda motor warga yang lewat sambil memegang perut yang terkena sebilah pisau komando.

Meski dalam kondisi terluka, Bripka Imam Sutrisno berupaya untuk menyelamatkan diri mengendarai sepeda motor menuju RSUD.

Namun, sekitar pukul 12.00 korban rapuh dan tergeletak di depan kantor bank SPM Jl. Agus Salim dengan kondisi tubuh berlumuran darah dan terdapat luka tusuk di bagian sebelah kiri.

Akhirnya, Bripka IS dibawa ke RSUD DR Slamet Martodirdjo untuk mendapatkan pertolongan. Namun, kondisi luka yang cukup parah, akhir korban dirujuk ke rumah sakit Bhayangkara Surabaya. (arif/yd)