SUMENEP, LimaDetik.Com – Masa jabatan Dr.KH.ABuya Busyro Karim dan Achmad Fauzi MH sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2016-2021 akan segera berakhir bulan Februari 2021.
Hal itu diketahui saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna pengumuman penetapan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep, kami ingin menghaturkan banyak terimaksih atas dukungannya kepada kami (Pemerintah) selama lima tahun ini dalam mengemban amanah di Kabupaten yang kini cintai ini” kata Bupati Busyro Karim dalam sambutannya, Senin (25/1/2021) di hadapan anggota DPRD dan undangan lainnya.
Selain itu, Bupati Busyro juga menyampaikan permohonan maaf atas segala bentuk kekurangan selama dirinya menjabat menjadi Bupati bersama Wakilnya Achmad Fauzi.
Baca Juga: Paripurna DPRD Umumkan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2021-2024
“Kami (Busyo Karim bersama Achmad Fauzi) juga memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Sumenep jika selama ini masih banyak kekurangan dalam pemerintah. Namun pada hakikatnya kami sudah berjuang bersama sama membangun Sumenep lebih baik lagi” ungkapnya.
Bupati dua periode ini menitipkan pembangunan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Sumenep kepada Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah sebagai Bupati dan Wakil Bupati yang akan memimpin Sumenep kedepan.
Baca Juga: KPU Sumenep Tetapkan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah Bupati Terpilih dalam Rapat Pleno Terbuka
“Tentunya selama memimpin Sumenep pasti ada kekurangan juga pasti ada kelebihan yang sudah kami perbuat. Oleh karena itu, kedepannya pemerintahan Sumenep akan dipimpin oleh Bapak Achmad Fauzi dan Hj.Dewi Khalfah sebagai bupati dan wakil bupati agar kiranya kita dukung sepenuhnya dalam membangun sumenep lebih baik lagi” terangnya.
Dikesempatan itu juga, Bupati Busyro Karim menyampaikan beberapa capaian yang telah berhasil dilakukannya selama memimpin sumenep bersama wakilnya Achmad Fauzi salah satunya beroperasinya bandara Trunojoyo Sumenep.
“Setidaknya kami sudah melakukan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Sumenep. Pemerataan pembangun baik daratan maupun kepuluan, termasuk beroperasinya bandara Trunojoyo sebagai Bandara Domestik, penyediaan Kapal Darma Bhakti Sumekar III (DBS III) sebagai mode transportasi bagi warga kepulauan dan banyak lagi yang lainnya” pungkasnya.
(yd/yd)