PendidikanKesehatan

Gandeng Posyandu Pasongsongan, Mahasiswa KKN Unija Sumenep Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Bayi

×

Gandeng Posyandu Pasongsongan, Mahasiswa KKN Unija Sumenep Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Bayi

Sebarkan artikel ini
Gandeng Posyandu Pasongsongan, Mahasiswa KKN Unija Sumenep Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Bayi
Mahasiswa KKN Unija bersama tim posyandu ibu kades dan BKB Kesehatan serta Kader Pasongsongan

Gandeng Posyandu Pasongsongan, Mahasiswa KKN Unija Sumenep Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Bayi

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (Unija) Madura Sumenep bersama tim Posyandu Pasongsongan, menggelar kegiatannya pemeriksaan kesehatan untuk bayi dengan melakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan, pencatatan data kesehatan untuk bayi, balita, ibu hamil, uspro dan lansia serta pemberian imunisasi campak bagi bayi. Kegiatan ini dilaksanakan di balai desa Pasongsongan jam 08.30 wib, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan ketua kader Desa Pasongsongan, Ibu Kepala Desa, BKB, bagian kesehatan dari puskesmas desa pasongsongan dan bersama para Mahasiswa KKN Unija Madura.

Ketua kader desa pasongsongan Misnati menegaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pelayanan kesehatan secara berkala bagi para bayi, Ibu hamil maupun lansia.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama bayi, ibu menyusui dan lansia untuk memastikan kesehatan mereka. Terlebih di musim penghujan dan cuaca saat sekarang ini” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada 7 pos kesehatan di desa pasongsongan yaitu Dusun Lebak, Dusun Morasen, Dusun Pakotan, Dusun Sempong Timur, Dusun Sempong Barat. Ke tujuh pos tersebut diharapkan mampu memberikan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat.

“Jadi posnya ada 7 unit untuk posyandu tujuannya bagi bayi, balita, bumil, uspro dan lansia juga remaja, untuk bayi, imunisasi harus lengkap, dan untuk kader-kadernya, tetap terus menginformasikan setiap bulan biasanya dilakukan 1 tahun dua kali pada bulan Februari dan Agustus” ungkapnya.

Misnati berharap, pelayanan terus ditingkatkan dan cukup baik, ia juga menhucalkan terima kasih banyak untuk Mahasiswa KKN Unija atas partisipasinya yang telah bertempat di Desa Pasongsongan. “Untuk peserta KKN Unija saya ucapkan banyak terimakasih karena sudah memilih Desa Pasongsongan sebagai tempat pengandian” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bina Keluarga Balita (BKB) Kesehatan Desa Pasongsongan, Sulastri menyampaikan laporan kesehatan dan perkembangan anak sesuai usia, sesuai dengan motorik halus dan motorik kasarnya dan sesuai dengan di kartu perkembangan KAA.

“Kenapa ada BKB. Karena harapan kami agar desa pasongsongan itu bisa menjadi desa percontohan untuk bebas stunting” ucapnya menambahkan.