Agar Maksimalkan Pelayanan, SPPG Kalianyar Tamanan Gelar Pertemuan Evaluasi Rutin
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kalianyar Kecamatan Tamanan selalu menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan gizi sebagai fondasi utama dalam penyediaan makanan bagi anak-anak.
Program Makan Bergizi Grstis (MBG) yang dijalankan menjadi wujud nyata upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi anak-anak, khususnya di wilayah Tamanan dan sekitarnya.
Hal ini dilakukan SPPG Kalianyar dengan menggelar pertemuan rutin setiap dua Minggu sekali dengan menghadirkan seluruh personil SPPG, baik mitra, staf dan semua karyawan.
Seperti yang diutarakan Mitra SPPG Kalianyar, Yulriyadi, bahwa pertemuan ini sebagai bahan evaluasi penyajian sebelumnya, terkait dengan kendala, menu, kerjasama antar karyawan dan sebagainya.
“Kita evaluasi efektifitas semua personil agar program dari Pak Prabowo ini bisa betul-betul tepat,” kata Yuli pada Limadetik.com, saat ditemui, Minggu (11/1/2026).
Yuli berharap semua karyawan bukan hanya ikut bekerja tapi punya rasa memiliki dapur tempatnya bekerja.
“Selalu saya tekankan, agar mereka punya rasa memiliki sehingga tercipta tanggung jawab yang besar dalam bekerja,” sambungnya.
Dikatakan juga dalam evaluasi rutin dibicarakan sajian dua minggu kedepan, tentang keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang optimal.
Dia menjelaskan program MBG pun secara konsisten menghadirkan menu lengkap yang menggabungkan karbohidrat dari nasi, protein hewani, serta protein nabati seperti tempe, tahu, dan aneka kacang-kacangan.
Dirinya, juga memberikan perhatian khusus pada variasi olahan, terutama untuk bahan pangan seperti tempe dan tahu, agar anak-anak tidak merasa jenuh dan tetap bersemangat mengonsumsi makanan bergizi. Penggunaan kacang polong dan bahan nabati lainnya turut memperkaya cita rasa sekaligus meningkatkan kandungan nutrisi.
Ia menekankan pentingnya mikronutrien berupa serat, vitamin, dan mineral. Sayur dan buah selalu menjadi bagian wajib dalam setiap porsi hidangan. Untuk menjaga kualitas, buah-buahan yang disajikan dipilih dalam bentuk utuh seperti anggur, jeruk, apel, pir, dan pisang menghindari buah potong seperti semangka dan melon yang mudah mengalami oksidasi dan perubahan rasa.
Menurutnya, program MBG yang dijalankan SPPG Kalianyar telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Program ini terbukti membantu menyediakan akses terhadap makanan sehat dan bergizi, sekaligus menjadi upaya efektif dalam mengatasi permasalahan kesehatan seperti stunting dan kekurangan gizi di Indonesia.
“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak anak. Dengan memberikan makanan yang bergizi, beragam, dan berkualitas, kami tengah menanam investasi kesehatan bagi masa depan mereka,” pungkasnya.












