BATURAJA, Limadetik.com – Gabungan Mahasiswa, LMS Serta Ormas yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang terdiri dari, Ormas Himau OKU, AKMI, KAMMI, GARDA OKU, Tokoh Pemuda dan Masyarakat yang ada di ring Satu, mendatangi PT Semen Baturaja dan adakan Aksi menuntut agar 5 (lima) poin yang harus di perhatikan dan didengarkan pihak PT Semen Baturaja, pada Kamis (8/3/2018) kemarin.
Pantauan di lapangan, dari Mahasiswa LSM dan Ormas yang menggelar aksi tersebut, terlihat, dari jajaran TNI, kepolisi, Ogan Komering Ulu (OKU) serta anggota Sat Pol PP Kabupaten Ogan komering Ulu (OKU), melakukan pengaman di pintu gerbang kedua di lokasi PT Semen Baturaja.
Dalam orasinya Mereka menuntut, yang pertama, Menuntut Transparansi dalam Sistem seleksi karyawan PT Semen Baturaja.
Ke dua menuntut dibentuknya Tim pengawas independen dalam proses seleksi karyawan PT Semen Baturaja karna selama ini terindikasi dalam proses seleksi karyawan di PT Semen Baturaja diduga telah terjadi KKN.
Ke tiga menuntut Direksi PT Semen Baturaja meminta maaf kepada Pemerintah, Masyarakat Kabupaten OKU atas perlakuan diskriminatif Perusahaan yang mereka pimpin dalam Sosialisasi profil perusahaan dan Sosialisasi Penerimaan karyawan.
Ke empat menuntut di hentikannya rencana Eksploitasi kawasan bukit Pelawih sebagai kawasan tambang, karena akan kawasan penyangga air di Wilayah Kabupaten OKU.
Ke lima menuntut Mentri BUMN mencopot seluruh Direksi PT. Semen Baturaja karna telah berlaku diskriminatif terhadap kabupaten OKU.
Usai melakukan orasinya di depan Gapura PT Semen Baturaja, terdiri dari (dua ratusan) mahasiswa, Ormas LSM dan Toko pemuda masyarakat OKU, dari Perwakilan aksi tersebut, langsung dipersilakan memasuki ruangan untuk membahas lebih lanjut dari permintaan dan tuntutan mereka.
Bowo Sunarso selaku Koordinator Aksi dengan terang mengatakan, “Apa bila permintaan serta tuntutan kami tidak didengar maka kami akan menurunkan yang lebih banyak lagi serta mereka tahu bahwa masyarakat Kab. OKU tidak bisa di perlakukan dengan semena-mena dan untuk mendapatkan keadilan masyarakat khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini,” ujara Bowo.
Ditempat yang Sama hal senada Ketua Himau OKU juga mengatakan, “kami dari Himau OKU, mendesak Pihak PT Semen untuk pemerhatikan dari 5 (lima) poin tuntutan tersebut dan apa bila pihak PT Semen Baturaja tidak mendengarkan kami dari Himau OKU, akan menurunkan lebih banyak lagi masa, dari lembaga mau pun dari teman-teman mahasiswa yang ada di kabupaten Ogan Komering Ulu,” tambahnya
“Hasil rapat antara Aksi dan pihak PT Semen Baturaja, jawaban mereka tidak memuaskan kami, dan apa bila mereka tidak secepatnya mendengarkan suara kami, maka kami turun untuk menuntut,” Jelas Noven Ramadan selaku ketua Himau Ogan Komering Ulu.
Sampai berita ini di tayangkan pihak PT. Semen Baturaja (Humas) belum memberikan keterangan (fikri/yd)