SUMENEP, Limadetik.com – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, banyak yang tidak memiliki alat pemadam kebakaran (Damkar).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sumenep, Abd Rahman Riadi, Rabu (10/7/2019). “Memang berdasarkan survie yang kami lakukan, banyak OPD dan fasilitas umum yang belum memiliki alat Damkar,” terangnya.

Padahal, sambung pria yang karib disapa Rahman, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26 tahun 2008, tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan dan lingkungan, gedung ukuran 5×10 meter harus memiliki alat pemadam kebakaran dengan kapasitas minimal 6 kilogram.

“Tapi mayoritas perkantoran, seperti perbankkan dan pasar banyak yang tidak memiliki alat pemadam kebakaran,” bebernya.

Baca Juga: Jumlah Mobil Damkar di Sumenep Tidak Ideal

Sehingga, apabila terjadi kebakaran, hanya mengandalkan mobil pemadam kebakaran. Parahnya, mobil pemadam kebakaran di Sumenep secara jumlah tidak ideal. Buktinya hanya tersedia tiga mobil Damkar. Itu pun satu mobil Damkar rusak.

“Idealnya Sumenep ini memiliki empat mobil Damkar. Saat ini tiga unit dan hanya dua mobil Damkar yang bisa difungsikan,” tukas Rahman. (hoki/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here