Kesehatan

RSUDMA Sumenep Luncurkan Layanan Antar Obat, Pangkas Antrean dan Percepat Kepulangan Pasien

×

RSUDMA Sumenep Luncurkan Layanan Antar Obat, Pangkas Antrean dan Percepat Kepulangan Pasien

Sebarkan artikel ini
RSUDMA Sumenep Luncurkan Layanan Antar Obat, Pangkas Antrean dan Percepat Kepulangan Pasien
Ruang Poli Terpadu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep

RSUDMA Sumenep Luncurkan Layanan Antar Obat, Pangkas Antrean dan Percepat Kepulangan Pasien

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Terobosan pelayanan kesehatan kembali dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep resmi menghadirkan layanan pengantaran obat langsung ke rumah pasien, sebuah inovasi yang memangkas antrean sekaligus mempercepat proses kepulangan pasien rawat inap.

Program ini memungkinkan pasien yang telah dinyatakan boleh pulang oleh dokter tidak lagi harus menunggu obat di instalasi farmasi—tahap yang selama ini kerap memakan waktu.

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes menegaskan bahwa kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan, khususnya terkait efisiensi layanan dan kenyamanan pasien.

“Pasien tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk antre obat. Begitu dinyatakan pulang, mereka bisa langsung kembali ke rumah, sementara obat kami kirimkan menyusul,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Dalam skema ini, resep dokter tetap diproses sesuai standar oleh instalasi farmasi. Setelah itu, obat dikirim ke alamat pasien melalui mitra jasa pengiriman yang telah bekerja sama dengan rumah sakit.

Pasien atau keluarga hanya diminta memastikan keakuratan alamat. Selebihnya, seluruh proses sejak mulai dari peracikan hingga distribusi sampai ditangani oleh sistem layanan RSUD.

“Ini bukan sekadar layanan tambahan, tetapi bagian dari transformasi pelayanan. Kami ingin memangkas titik-titik yang selama ini memperlambat pelayanan,” tegasnya.

Kebijakan ini juga berdampak langsung pada penurunan kepadatan antrean di instalasi farmasi, yang selama ini menjadi salah satu titik krusial dalam alur pelayanan pasien.

Dengan distribusi obat yang dialihkan ke sistem pengantaran, beban layanan di dalam rumah sakit menjadi lebih ringan dan terukur.

“Inovasi ini membuat layanan lebih cepat, alur lebih ringkas, dan pasien jauh lebih nyaman,” tambah, dr. Erliy.

Langkah RSUDMA Sumenep ini dinilai sejalan dengan agenda peningkatan kualitas layanan publik di sektor kesehatan, sekaligus memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Fokus kami jelas, menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berorientasi pada kepuasan pasien,” pungkasnya.