Daerah

Damkar Bondowoso Datangi SPPG, Sosialisasi Proteksi Kebakaran di Dapur MBG

×

Damkar Bondowoso Datangi SPPG, Sosialisasi Proteksi Kebakaran di Dapur MBG

Sebarkan artikel ini
Damkar Bondowoso Datangi SPPG, Sosialisasi Proteksi Kebakaran di Dapur MBG
Relawan SPPG Kalianyar Tamanan saat praktekkan pemadaman api

Damkar Bondowoso Datangi SPPG, Sosialisasi Proteksi Kebakaran di Dapur MBG

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso melakukan sosialisasi di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Kalianyar Tamanan.

Tampak seluruh relawan dapur SPPG Kalianyar Tamanan cukup serius menyimak pemaparan dan simulasi dari tim damkar.

Sosialisasi dipandu langsung oleh perwakilan Damkar Bondowoso, Martanto Budi Santoso, yang menegaskan bahwa dapur pengolahan seperti SPPG memiliki tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi apabila tidak dibarengi dengan kesiapsiagaan personel.

Martanto menyebut fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah proteksi kejadian kebakaran sejak awal.

“Di dapur MBG memang ada potensi terjadinya insiden kebakaran, jadi penting dilakukan sosialisasi penanagan dan pencegahan sejak awal,” ujarnya pada Limadetik.com, Selasa (17/2/2026).

Setelah sosialisasi di ruangan, tim damkar Bondowoso langsung melakukan praktek di luar ruangan terbuka.

Seluruh relawan dapur SPPG dikumpulkan dan diminta untuk belajar bagaimana penanganan awal semisal terjadi insiden kebakaran.

Terdapat dua metode yang dipraktekkan, pertama manual dengan media seperti karung goni ataupun kain.

“Pastikan karung atau kain yang digunakan basah agar pori-pori tertutup dan tahan terhadap panas,” terangnya.

Kemudian kedua metode dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dimana semua SPPG wajib memiliki dan berfungsi baik.

Pertama seluruh relawan dapur diminta untuk bisa mengoperasikan APAR, tak terfokus pada tim pengolahan yang memang tugasnya berkecimpung dengan tabung gas dan api.

Karena insiden yang bisa kapan saja terjadi, mengharuskan semua relawan yang ada bisa mengoperasikan dengan benar.

Selain itu, tim damkar Bondowoso juga menyarankan titik peletakan tabung APAR harus strategis dan mudah dijangkau jika suatu saat dibutuhkan.

“Naruhnya harus di tempat yang mudah dijangkau, karena saat ada insiden dibutuhkan dengan cepat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kalianyar Tamanan, Muhammad Subhan menyebut kegiatan sosialisasi itu cukup penting.

Meskipun pihaknya tidak berharap adanya insiden kebakaran, minimal seluruh relawan dapur paham metode penanganan jika hal yang tak diinginkan terjadi.

“Sosialisasi dari tim damkar cukup penting, karena meningkat pemahaman dan karyawan lebih berhati-hati dalam berkerja,” pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini tim damkar Bondowoso akan semakin sering melakukan sosialisasi di dapur SPPG karena semakin banyak permintaan dari pengelola.