Dinas Kominfo Bangkalan Mediasi Pemuda Desa Lerpak Terkait Enggannya Disdik Membuka Informasi Publik

BANGKALAN, Limadetik.com – Kamis (28/12) pukul 10:00 Wib Sedang berlangsung sidang ajudikasi sengketa informasi publik di Komisi Imformasi (KI), Kabupaten Bangkalan dengan pemohon adalah Pemuda desa Lerpak Kecamatan Geger yang diwakili oleh Nawir, dan termohon PPID Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan.

Permohonan informasi yg di ajukan oleh pemohon yaitu terkait laporan realisasi anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2013 s.d 2015 untuk pembangunan/rehabilitasi SMPN 03 Geger. Data rencana anggaran pendapatan belanja sekolah tahun 2015 s.d 2016 SMPN 03 Geger.

Selain itu Nawir meminta laporan realisasi anggaran/laporan pertanggung jawaban (LPJ) tahun 2015 s.d 2016 SMPN 03 Geger.

Dalam sidang tersebut, PPID Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan selaku termohon, yang diwakili oleh dua orang yaitu Takim dan Zakariya, menolak atas permintaan informasi oleh pemuda lerpak tersebut. Pasalnya, di Kabupaten Bangkalan sudah ada Perbub yang berlaku saat ini.

“Kabupaten bangkalan sudah ada PERBUB yang berlaku saat ini, dan itu yang dijadikan bahan acuan,”jelasnya.

Namun Nawir selaku pemohon, membantah pernyataan yang dilontarkan oleh Takim dalam sidang. Menurut Nawir, dalam hirarkis perundang-undangan sangat jelas Perbub berada dibawah undang undang.

Sehingga secara otomatis Perbub itu tidak bisa dipakai karena bertentantangan dengan undang undang diatasnya. Dalam hirarkis terangkan bawasanya pertama itu adalah UUD 1945, kedua TAP MPRI, ketiga Undang-Undang peraturan Perundang-undangan, keempat Perppu, kelima peraturan pemerintah, keenam baru peraturan daerah kabupaten.

“Undang-undang yang lbih rendah hirarkisnya kalah dengan undang-undang yang lebih tinggi sesuai dengan asas lex suprior derogat legi inferior,” terang nawir kepada pimpinan sidang.

Karena belum menemukan titik temu, komisi informasi Bangkalan memidiasi antara keduanya, hingga sidang harus dilanjutkan pada tahap selanjutnya.(zen/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here