PAMEKASAN, Limadetik.com — Masyarakat Pamekasan tak perlu repot mencari tempat nongkrong yang bagus serta indah. Pasalnya, kini hadir Cafe dan Resto Three five yang baru saja diresmikan oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten berslogan Gerbang Salam ini bukan tanpa alasan, tetapi bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah itu.
Konsep Cafe ini di desain modern namun tidak menghilangkan budaya khas lokal Madura. Selain itu, tempatnya hits, santai dan ramah.
Cocok untuk semua kalangan, mulai dari anak muda, remaja, dewasa hingga orangtua, bahkan dilengkapi dengan permainan anak-anak.
Cafe dan Resto Three five ini letaknya di jalan Raya Sumenep Nomor 106-107 Buddagan Pamekasan.
Semua bernuansa etnik Madura khususnya Pamekasan. Sedangkan menu andalanpun juga dengan menggunakan asli resep Madura.
Fajri Alim selaku owner mengatakan, terdapat beberapa pilihan yang ditawarkan kepada para pengunjung di Cafe miliknya ini.
“Pertama Family Room yang dilengkapi dengan tempat bermain anak, kedua konsep Etnik yang mengangkat budaya lokal serta dengan menu khas Pamekasan, dan yang ketiga Street Art dengan konsep khusus bagi kaula muda yang dibuka 24 jam nonstop,” ujarnya.
Selain itu ia juga menambahkan, bahwa di bulan depan akan dibuka lagi ruang Eksekutif Long yang bisa digunakan untuk tempat meeting, gathering maupun yang lainnya.
Pengambilan nama Three Five diambil lantaran kelompok yang ia motori itu sering disebut “Tellok Lemak” yang dalam bahasa Indonesia-nya tiga lima, sehingga biar lebih kerennya di bahasa Inggriskan menjadi Three Five.
Meskipun nama berbau kebarat-baratan, namun menu andalan Cafe dan Resto Three Five tetaplah menu lokal Madura.
“Menu makanan andalan kami tetaplah menu lokal, ada paru pedas, kaldu kikil dan soto Madura yang menggunakan resep kuno. Sedangkan untuk menu minuman kopi kami angkat kopi lanang sebagai penambah stamina,” jelasnya.
Dengan berbagai resep khas Madura, menurutnya para Chef yang didatangkan semua merupakan alumni SMKN 3 Pamekasan.
“Seluruh karyawan dari Chef hingga yang lainnya, semua berasal dari Pamekasan. Ini sebagai salah satu sumbangsih kami untuk menciptakan lapangan kerja baru termasuk juga untuk mengurangi angka pengangguran di Bumi Gerbang Salam,” tandasnya. (Ari/Yat)