Ilustrasi

SUMENEP, Limadetik.com –  Empat pendamping desa dibawah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI yang ditugaskan di wilayah Sumenep, Jawa Timur, dibebas tugasnkan.

Pasalnya, empat pendamping desa itu diketahui rangkap jabatan sebagai penyelenggara dan Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) 2018.

“Empat pendamping desa diketahui merangkap jabatan sebagai Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) dan Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat Kecamatan tidak lagi tercamtum di surat perintah tugas (SPT) terbaru. Tidak lagi diperpanjang tugasnya,” kata Pendamping Ahli (PA) Sumenep, R Abd Rahman, Senin (21/1/2018).

Sesuai surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Konsultan Pendamping Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, nomor Nomor 056/KPW-IV-JATIM/X/2017, tentang Larangan rangkap jabatan TPPMD dengan penyelenggara pemilu, PPK, Panwascam, PPS, dan PPL.

Menurutnya, keempat pendamping lebih memilih sebagai PPK dan Panwaslu tingkat Kecamatan dari pada menjadi tenaga pendamping. Hanya saja, ia tidak mau menyebut nama-nama pendamping desa yang dibebas tugaskan.

Informasinya keempat pendamping itu tersebar di tiga kecamatan, diantaranya Kecamatan Lenteng, Ambunten dan Kecamatan Batu Putih.

Mereka nantinya akan dilakukan pergantian. Hanya saja kepastian waktu seleksi menunggu jadwal dari pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Mikanisme (rekrutmen) nunggu dari Provinsi, apakah ada perekrutan atau tidak. Tapi yang jelas akan ada testesan seperti awal,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here