Sosbud

Festival Anak Yatim 2026, Pj Sekda Sumenep: Momentum Memuliakan dan Menguatkan Masa Depan Generasi

×

Festival Anak Yatim 2026, Pj Sekda Sumenep: Momentum Memuliakan dan Menguatkan Masa Depan Generasi

Sebarkan artikel ini
Festival Anak Yatim 2026, Pj Sekda Sumenep: Momentum Memuliakan dan Menguatkan Masa Depan Generasi

Festival Anak Yatim 2026, Pj Sekda Sumenep: Momentum Memuliakan dan Menguatkan Masa Depan Generasi

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Anak Yatim pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat.

Kegiatan yang penuh khidmat dengan nuansa kebersamaan ini berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep itu dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, organisasi sosial, serta ratusan anak yatim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Acara yang dirangkai dengan Peringatan Isra’ Mi’raj dan doa bersama, santunan, penampilan seni islami tersebut menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, R. Achmad Syahwan Effendi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Anak Yatim bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.

“Festival Anak Yatim ini adalah momentum untuk menguatkan rasa empati dan kepedulian kita. Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar mereka mendapatkan hak pendidikan, kasih sayang, serta masa depan yang lebih baik,” ujar Syahwan.

Festival Anak Yatim 2026, Pj Sekda Sumenep: Momentum Memuliakan dan Menguatkan Masa Depan Generasi
Pj Sekda Sumenep saat membawa anak yatim belanja di UMKM

Ia menegaskan, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai keislaman dan budaya masyarakat Sumenep yang menjunjung tinggi gotong royong dan solidaritas. Oleh karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan tidak hanya berlangsung satu kali, tetapi menjadi gerakan sosial yang terus tumbuh.

“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak yatim di Sumenep tidak merasa sendiri. Mereka harus percaya diri, memiliki cita-cita tinggi, dan yakin bahwa pemerintah serta masyarakat hadir untuk mendukung mereka,” tambahnya.

Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti wajah para peserta. Anak-anak yang hadir terlihat antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga pada acara puncak.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Festival Anak Yatim ini dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang peduli, berkeadilan, dan berakhlakul karimah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Sumenep, serta harapan agar anak-anak yatim tumbuh menjadi generasi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing.