BONDOWOSO, Limadetik.com — Festival Kopi Nusantara (FKN) ke-3 Tahun 2018 digelar di Alun-Alun Rades Bagus Astra Kironggo Bondowoso dengan mengusung Tema Semarak Kopi Bondowoso Dalam Meracik Sejarah Kopi Indonesia.

Festival kali ini diikuti oleh 102 orang peserta dari Aberbagai Daerah di Indonesia,81 orang merupakan Brewing dan 21 orang merupakan Roasting.

Dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso mendatangkan beberapa Juri di berbagai Asosiasi diantaranya Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Asosiasi Exportir Kopi Indonesia,Starbuck serta Puslit Kopi dan Kakau Jember dengan Kreteria Lomba Penyangraian dan Penyajian Cita Rasa Kopi.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekjen Mentri Pertanian Syukur Irwanto,Bupati Bondowoso Amin Said Husni,Sekda,Kapolres,Dandim,Kepala OPD,Camat, dan para undangan.

Dalam dialognya bersama Bupati,Syukur mengatakan bahwa Kopi Bondowoso sudah mulai dikenal di manca negara.

“Awalnya saya tidak menyangka bahwa kopi Bondowoso bisa dikenal oleh Manca negara,karena di Tahun 90 an,Bondowoso ini terkenal dengan kota pensiunan dan penghasil tape. Tapi alhamdulillah berkat kegigihan Bupati Amin kini Bondowoso semakin dikenal dengan nama Bondowoso Republik Kopi” ungkap Syukur Sabtu (25/8/2018) malam.

Hal tersebut dijawab oleh Bupati Amin waktu berdialog bahwa terkenalnya Kopi Bondowoso di manca negara merupakan hasil kerjasama dengan petani kopi,pegiat kopi,Dinas Pertanian dan lain sebagainya.

“Kita patut bersyukur karena Bondowoso sudah mulai dikenal di manca negara.saya berharap di akhir kepemimpinan saya,acara ini akan terus berlangsung dan berkesinambungan agar Bondowoso tetap dikenal sebagai Republik Kopi” tutur Bupati Amin.

Sebelum acara dialog dimulai,Bupati Amin bersama Sekjen Mentri dan beberapa OPD meninjau beberapa stand kopi,tidak hanya itu,Dinas Pertanian juga menyediakan stand UMKM dengan memamerkan berbagai produk asli Bondowoso. (budhi/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here