Mengenal Supervisor dalam Mengevaluasi Hidup dan Kehidupan
Oleh : Subliyanto
_________________________________
Bismillah wal hamdulillah, was shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, la haula wa laquwwata illa billah. Waba’du,
LIMADETIK.COM – Manusia, dalam menjalani hidup dan kehidupan dengan segala jenis yang terkandung di dalamnya, ada saatnya kita harus di evaluasi dan mengevaluasi terhadap apa-apa yang sudah kita kerjakan. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan, adalah dalam rangka menuju nilai dan prestasi yang lebih baik untuk segmen selanjutnya, atau di masa yang akan datang.
Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut akan menjadi dasar sebagai pedoman untuk terus dilakukan perbaikan-perbaikan menuju kesempurnaan, kendatipun tidak akan pernah mencapai kesempurnaan 100%, karena nilai sempurna yang hakiki hanyalah milik sang Maha Sempurna, Allah subhanahu wa ta’ala.
Maka mengenal Supervisor dalam mengevaluasi hidup dan kehidupan kita serta semua terminologinya menjadi hal yang bersifat penting, guna menuju kehidupan yang lebih baik. Dan sudah tentu muara dari semuanya adalah ilmu dan orang berilmu sesuai bidang masing-masing. Karena ilmu di atas segalanya. Dan profesionalisme seseorang sangat bergantung pada ilmunya.
Bak sebuah hidangan makanan yang siap saji, apa yang telah kita kerjakan dalam hidup dan kehidupan ini memerlukan “the original tester” yang sudah ekspet dibidangnya. Dalam konteks ilustrasi ini adalah tester makanan. Mengapa ? Karena “selera tidak pernah bohong”. Dan sudah pasti yang menjadi keharusan pada original tester atau supervisor yang dimaksud dalam paragraf ini adalah yang tidak memiliki “cacat rasa dan perasaan”. Artinya sudah lulus sertifikasi dan memenuhi syarat dan standart sesuai bidangnya.
Demikian juga dalam hidup dan kehidupan kita, serta segala aspek yang melekat di dalamnya, dengan hadirnya supervisor yang sudah ekspet di bidangnya guna melakukan supervisi -supervisi kehidupan terhadap segala apa yang telah kita kerjakan, diharapkan menjadi tambahan amunisi sebagai bumbu kehidupan dalam berfastabiqul khairat, menggerakkan roda kehidupan hingga menuju kesempurnaan dalam klaster sebagai makhluk Tuhan. Kesempurnaan yang dimaksud sebagimana telah termaktub dalam firman-Nya :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh memperoleh surga Firdaus sebagai tempat tinggal”. (QS.al-Kahfi : 107).
Dengan penjelasan bahwa, sesungguhnya orang-orang yang beriman dan membuktikan iman mereka dengan mengerjakan kebajikan yang disertai niat untuk mendapat rida Allah, maka untuk mereka telah disediakan surga Firdaus yang penuh kenikmatan sebagai ganjaran dan tempat tinggal bagi mereka.
Sehingga dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa, jika profesionalisme seseorang sangat bergantung pada ilmunya, maka supervisor yang baik juga akan memberikan value sesuai standart dan kualifikasinya serta kualitasnya. Dan value yang kita peroleh dari seorang supervisor akan menjadi tiket kita untuk menuju gerbang-gerbang kebaikan dan perbaikan selanjutnya.
Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan kekuatan pada kita untuk terus belajar dan mengajar, serta berfastabiqul khairat dalam segala bidang kebaikan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Sehingga kelak kita benar-benar menjadi sang juara di sisiNya. Amin.
Washallahu ‘ala sayyidina Muhammad, wal hamdulillahi rabbil ‘alamin. Wallahu a’lam bis shawab. [*]
Penulis merupakan pegiat literasi di Pamekasan












