AdvertorialSosbud

Meriahkan Hari Jadi Sumenep, 30 Grup Akan Ikuti Festival Musik Tong-tong

×

Meriahkan Hari Jadi Sumenep, 30 Grup Akan Ikuti Festival Musik Tong-tong

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2019 10 21 at 15.04.38

SUMENEP, limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akan menggelar Festival Musik Tong-tong, Sabtu malam (26/10/2019). Festival ini sebagai rangkaian acara dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-750 Tahun.

“Lomba musik Tong-tong kali ini dibatasi hanya 30 peserta dari dalam maupun luar kabupaten” kata Kepala Disbudparpora Sumenep, Carto, Senin (21/10/2019).

Festival Musik Tong-tong tahun ini, sambung Carto, berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana penonton baik warga lokal maupun pendatang bisa dengan nyaman menyaksikan karena panitia menyediakan fasilitas kursi.

“Jadi penonton baik warga ataupun pendatang dari luar sama-sama bisa dapat kursi dengan cara membeli kepada panitia. Hal itu dilakukan agar semua pengunjung berkesempatan untuk menonton aksi peserta lebih dekat tidak seperti tahun sebelumnya, yang duduk dikursi hanya pejabat saja,” tegasnya.

Adapun dari segi penilaian, ada tiga kategori, diantaranya bunyi musik, hiasan kreta dan bunyi Tong-tongnya. Panitia juga menyiapkan total uang sebesar Rp 85 Juta. Untuk 5 besar akan mendapatkan hadiahnya masing-masing Rp 5 Juta.

“Untuk juara umum akan mendapatkan tambahan sebesar Rp 10 Juta dari panitia,” tukasnya.

Musik Tong-tong awalnya merupakan musik yang biasa dimainkan saat patrol sahur di bulan puasa. Sementara alat musik yang dimainkan yakni terbuat dari bambu atau kayu.

Dalam perkembangannya alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul itu dikolaborasikan dengan berbagai alat musik tradisional dan modern lainnya, sehingga tercipta alunan suara musik khas yang sangat merdu.

Tak hanya soal suara musik, Tong-tong atau yang dikenal juga dengan Ul-daul itu terus berinovasi dari segi tampilan menggunakan kereta dorong besar. Saat ini, setiap kelompok musik menghias keretanya dengan nuasa seni khas ukiran yang menggambarkan keunikan budaya dan tradisi Madura, penuh warna dan lampu yang memukau.

Musik Tong-tong khas Sumenep ini telah tampil di beberapa kota besar. Seperti Bali beberapa waktu lalu. (hoki/yt)