Pemkab Sumenep Mutasi 9 Pejabat Pratama Bupati Fauzi Tegaskan Penguatan Kinerja OPD
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan memutasi sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) pada tahun 2026.
Mutasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) serta penyesuaian kebutuhan strategis pemerintahan daerah.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar secara resmi di Pendopo Agung Keraton Sumenep dan dipimpin langsung oleh Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dalam mutasi ini, sejumlah pejabat dipercaya menempati posisi strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, pembangunan desa, pendidikan, hingga sektor investasi dan ketenagakerjaan.
Adapun sembilan pejabat yang dimutasi tersebut adalah:
1. Ferdiansyah dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep.
2. Agus Dwi Saputra menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
3. Moh. Iksan dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.
4. Anwar Syahroni menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
5. Rahman Riadi dipercaya memimpin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2A).
6. Heru Santosa ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
7. Mustangin menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep.
8. Faruk Hanafi mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar).
9. Beni Irawan dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Bupati Sumenep dalam sambutannya menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, langkah tersebut bukan sekadar pergantian posisi, melainkan strategi untuk mempercepat capaian program prioritas daerah.
“Mutasi ini dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, kompetensi, dan kebutuhan organisasi. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan bekerja maksimal demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati, Rabu (14/1/2026).
Ia juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, serta inovasi dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan OPD. Terlebih di tahun 2026, Pemkab Sumenep menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan pendapatan daerah, penguatan sektor pendidikan, penanganan sosial, hingga optimalisasi potensi pariwisata dan investasi.
Sementara itu, prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) para kepala OPD, serta pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sumenep.
Dengan mutasi ini, diharapkan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, responsif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sumenep.












