LIMADETIK.COM, SUMENEP – Sebanyak 23 Pantarlih atua Petugas Pemutakhiran Data Pemilih pada Pemilu 2024 yang akan datang resmi dilantik oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (12/02/23).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pengawas Desa (PD) Bragung Yusril, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Syafii Arbi, PPS Bragung serta 23 Pantarlih Pemilu tahun 2024 Desa setempat.
Kegiatan pelantikan tersebut dimulai dengan Apel kesiapan, Pelantikan, Bimbingan Teknis hingga dilangsungkan dengan Pencoklitan.
Ketua PPS Bragung, Musyfiq berpesan agar Pantarlih dalam menjalankan tugasnya berpedoman pada kode etik penyelenggara pemilu, menjaga integritas, jujur dan adil. Karena Pantarlih adalah ujung tombak Pemilu 2024.
“Kevalidan data, semua bergantung kepada kerja petugas Pantarlih di lapangan. Artinya, petugas yang mengecek keabsahan data, yang mengecek daftar pemilih tetap di lapangan, adalah Pantarlih,” katanya dalam sambutan.
Kata dia, Pantarlih ini orang pertama yang akan bersentuhan dengan masyarakat pada tahapan Pemilu 2024. Oleh sebab itu, PPS Bragung berharap Pantarlih bisa menjadi mediator ataupun penyambung informasi bahwa Pemilu 2024 itu sudah melalui tahapan coklit.
Lebih lanjut Blink sapaan akrabnya menegaskan, sebelum turun ke lapangan untuk melakukan pencoklitan harus koordinasi terlebih dahulu kepada kepala Desa dan apel setempat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Sebelum turun ke lapangan kalian harus koordinasi dulu ke Kepala Desa dan Apel setempat guna memproteksi hal-hal yang tidak diinginkan di tataran masyarakat, karena terkadang ada saja hal nyeleneh bersambut seiring spirit kerja kalian, apalagi semisal sekarang keruh perihal BLT” jelasnya.
Sementara Kepala Desa Bragung, Hj Latifah menyampaikan, peran Pantarlih sangat penting dalam proses tahapan pemilu, khususnya dalam penetapan daftar pemilih.
Oleh sebab itu, ia mendorong agar Pantarlih dapat bekerja secara maksimal. “Saya harap nanti ada koordinasi. Yang saya khawatirkan, mudah-mudahan tidak, ada NIK yang dobel, itu saya tidak mau” ujarnya.
“Jadi kita apa adanya saja. Apabila ditemukan NIK dobel segera selesaikan, termasuk semisal ada permasalahan dibawah, segera hubungi perangkat desa. Sehingga kualitas Pemilu 2024 di Bragung ini nanti bisa berjalan baik” imbuhnya.
Diketahui, setelah pelantikan dan pengambilan sumpah, acara dilanjutkan dengan bimbingan teknis oleh PPS kepada Pantarlih, kemudian, diadakan apel untuk pelaksanaan coklit serentak.
Untuk diketahui PPS Bragung melantik petugas Pantarlih sebanyak 23 orang dengan sebaran di 23 dusun, berikut daftar nama-nama Pantarlih yang dilantik:
1. Rahman Al-Mahfudy
2. Nailur Rochmah
3. M. Faizi
4. Ahmad Walid
5. Bela Sal Sabela
6. Rofiqi
7. Sa’di
8. Zarkasi, S.Pd.I
9. Hefni
10. Takiuddin
11. Jazilatur Rahmah
12. Kholiqi
13. Moh. Rizki Novianto
14. Shofiyatul Maghfiroh
15. Baidawi
16. Lauliyatul Barokah
17. Faisi Sunaryo
18. Qudsiyah
19. Muhlis
20. Ach. Junaidi
21. Istiqomah
22. Abd. Hadi
23. Moh. Faruk