Sosbud

SMSI Sumenep & Ar-Raudah Computer “Gedor” Rutan! 500 Takjil Ramadan Dibagikan untuk Warga Binaan

×

SMSI Sumenep & Ar-Raudah Computer “Gedor” Rutan! 500 Takjil Ramadan Dibagikan untuk Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
SMSI Sumenep & Ar-Raudah Computer “Gedor” Rutan! 500 Takjil Ramadan Dibagikan untuk Warga Binaan
Ketua SMSI Sumenep bersama pengurus dan Owner Ar-Raudah Computer Raudatul Jannah saat bagi takjil di rutan

SMSI Sumenep & Ar-Raudah Computer “Gedor” Rutan! 500 Takjil Ramadan Dibagikan untuk Warga Binaan

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Ramadan 1447 H/2026 menjadi momentum penuh makna bagi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep. Bersama Ar-Raudah Computer, organisasi perusahaan pers ini menghadirkan aksi sosial berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan membagikan 500 paket takjil langsung kepada warga binaan di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Sumenep, Sabtu (28/2/2026).

Jika biasanya takjil dibagikan kepada masyarakat umum di jalanan dan pusat keramaian, kali ini SMSI memilih “mengetuk pintu” rutan. Sebuah langkah yang dinilai lebih menyentuh dan sarat pesan kemanusiaan.

Ketua SMSI Kabupaten Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa Ramadan adalah bulan berbagi tanpa sekat dan tanpa memandang latar belakang.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan Ramadan juga kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan di Rutan. Mereka juga berhak merasakan perhatian dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial. Ramadan, katanya, harus dimaknai sebagai ruang memperkuat solidaritas dan nilai kemanusiaan.

“SMSI Sumenep ingin menghadirkan kegiatan yang benar-benar menyentuh dan memberi makna, khususnya bagi mereka yang mungkin jarang tersentuh perhatian,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Owner Ar-Raudah Computer, Raudatul Jannah. Ia menegaskan bahwa fokus pembagian takjil tahun ini memang diarahkan ke dalam rutan sebagai bentuk perhatian khusus.

“Tahun ini kami memfokuskan di Rutan sebagai wujud kepedulian. Namun bukan berarti masyarakat luar kami tinggalkan. InsyaAllah kegiatan berbagi tetap akan menjangkau masyarakat luas,” tegasnya.

Sebanyak 500 paket takjil dibagikan dengan penuh kehangatan. Warga binaan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias, menjadikannya sebagai momen kebersamaan yang menguatkan harapan di tengah masa pembinaan.

Aksi sosial ini pun mendapat respons positif dari berbagai pihak dan diharapkan mampu menginspirasi elemen masyarakat lainnya untuk terus menebar kebaikan. Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga tentang menghadirkan empati, kepedulian, dan rasa persaudaraan yang melampaui batas.