https://limadetik.com/

Tak Perlu Panik, Hewan Ternak Terpapar PMK Ternyata Aman Dikonsumsi

Penulis: ZynEditor: Wahyu
  • Bagikan
Tak Perlu Panik, Hewan Ternak Terpapar PMK Ternyata Aman Dikonsumsi
FOTO: Pasar Hewan Kabupaten Sampang

SAMPANG, Limadetik.com – Menjelang lebaran Idul Adha, sebagian masyarakat berasumsi hewan ternak (Sapi) yang terpapar Peyakit Mulut dan kuku (PMK) merasa takut untuk mengkonsumsi.

Diketahui, bahwa daging hewan yang sudah terpapar Penyakit Mulut dan Kuku masih bisa dikomsumsi.

https://limadetik.com/

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang. Ir. Suyono, ia mengatakan bahwa daging Sapi yang terpapar PMK dipastikan aman berdasarkan rilis dan Surat Edaran (SE) Kementerian Pertanian (Kementan).

“Surat Edaran tersebut ditujukan agar virus tidak mencemari lingkungan. Bukan untuk mencegah PMK menular ke manusia, artinya daging sapi yang terpapar aman di konsumsi” kata Suyono saat melakukan vaksinasi beberapa hari lalu.

Dijelaskan juga, selepas pemotongan sapi yang terpapar pada bagian-bagian yang terinfeksi seperti kepala, kaki daerah kuku, jeroan, tulang dan buntut di daerah wabah kemudian direbus dalam air mendidih minimum 30 menit.

Pihaknya berharap masyarakat tidak usah panik, tetap menyikapi PMK dengan bijaksana, serta mengkonsumsi daging sapi seperti biasa, dan informasi yang menyebut adanya bagian-bagian hewan terkena PMK tidak boleh dikonsumsi adalah keliru.

“Tak perlu panik, masyarakat tetap bisa mengkonsumsi daging sapi seperti biasa. Jangan percaya terhadap informasi bahwa bagian daging terpapar tidak boleh dikonsumsi,” tegas Suyono.

Masih Suyono mengatakan, PMK pada hewan ternak tidak dapat menular atau menginfeksi pada manusia, jadi masyarakat tidak perlu panik dan khawatir dalam mengkonsumsi daging. Karena PMK hanya menular pada hewan berkuku seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi.

“Kami berupaya agar masyarakat tidak panik dan tetap yakin mengkonsumsi daging sapi dengan melakukan suntik vaksin untuk imunitas. Dan jika ada tanda-tanda PMK pada hewan ternak milik warga, khususnya Sapi, segera langsung dilaporkan ke petugas,” tambahnya.

Untuk diketahui, Dispertan KP Pemkab Sampang telah selesai menggelar vaksinasi sebanyak 2000 dosis vaksin, guna pencegahan dan pengendalian PMK melalui pengebalan hewan yang rentan PMK.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan