Ilustrasi

SUMENEP, Limadetik.com – Tangkis laut di Kecamatan Nunggunung, Pulau Sapudi, Sumenep, Jawa Timur rusak.

Kerusakan tangkis laut tidak hanya mengancam lahan pertanian milik warga, tetapi membuat kondisi jalan yang menghubungkan Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam rusak parah.

Baca: Anggaran Tangkis Laut 2019 di Kepulauan Sumenep Hanya Rp 2 M

“Akibat abrasi laut ini, jalan raya digenangi air laut dan menyebabkan jalan berlubang,” terang Moh. Farid, salah satu warga setempat.

Dia yang mengaku sering melintas di jalan tersebut mengaku hawatir. Apalagi pada saat melintas waktu malam hari. Karena disamping abrasi juga jalan tanpa ada penerangan jalan umum (PJU).

Maka dari itu, pihaknya meminta pemerintah segera memperbaiki agar perusakan tidak terlalu parah. Selain itu juga dia minta pengawasan pekerjaannya juga dimaksimalkan.

“Agar hasil pekerjaannya maksimal, bukan asal selesai, tapi baru seumur jagung sudah rusak lagi,” tukasnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Sumberdaya Air (SDA) Sumenep, Eri Susanto mengatakan pada 2019 nanti pemerintah hanya menganggarkan sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan tangkis laut di Kepulauan. Anggaran itu mengalami penurunan dibandingkan 2018. Tahun ini anggaran tangkis laut sebesar Rp4 miliar.

“Kalau dihitung dari tahun ini (2018), anggarannya menurun. Karena tahun ini anggaran tangkis laut Rp.4 miliar. Sementara 2019 Rp.2 miliar,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here