Ternyata Warga Sumenep yang Meninggal Akibat Tsunami Bukan Enam Orang

Kepala Dinsos Sumenep, R. Aminullah

SUMENEP, Limadetik.com – Jumlah warga Sumenep, Jawa Timur yang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah bukan enam orang. Hal itu diketahui setelah Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, meralat jumlah korban yang meninggal.

Baca: Cerita Pilu Warga Sumenep, Baru Setahun di Palu Anak dan Suami Hilang akibat Gempa dan Tsunami

Kepala Dinsos Sumenep, R. Aminullah sebelumnya menyebut jumlah korban meninggal mencapai 6 orang, namun ada kabar terbaru, jika 2 orang ditemukan dalam kondisi selamat.

Baca: 41 Warga Jadi Korban Tsunami, Bupati Sumenep Janji Beri Fasilitas Kerja

“Informasi terbaru dua orang yang dikabarkan meninggal ternyata masih hidup, jadi jumlah warga Sumenep yang meninggal hanya 4 orang,” katanya, Rabu (10/10/2018).

Baca: Pasutri Asal Pulau Raas Sumenep Jadi Korban Tsunami di Palu

Menurutnya, awalnya informasi pihaknya dapat dari Camat Raas, bahwa dua orang warganya ditemukan meninggal dan langsung dikuburkan di Palu. “Tetapi beberapa hari kemudian dua orang tersebut muncul dalam kondisi sehat,” ucapnya.

Baca: Puluhan Korban Tsunami Tinggal di Rumah Penampungan Sumenep

Diketahui, selain ada 4 korban meninggal, Dinsos Sumenep sudah memulangkan sebanyak 183 orang korban musibah gempa dan tsunami di Palu yang berasal dari Sumenep, dengan perincian, pemulangan pertama sebanyak 5 orang, lalu disusul 41 orang dan terakhir 147 orang. Semuanya warga Kepulauan. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here