https://limadetik.com/

Warga Tolak Kedatangan Tim Medis, Bupati Sumenep: Butuh Ketegasan

  • Bagikan
IMG 20200207 183543 e1605239523357
Bupati Sumenep, Dr.KH.A.Buya Busyro Karim saat di ruang kerjanya (foto: dok.limadetik.com)

SUMENEP, limadetik.com – Petugas Satgas Covid-19 mendapat penolakan warga saat mendatangi Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Para petugas kesehatan yang datang bersama Muspika Batang-batang mendapat perlawanan dari warga. Video penolakan warga tersebut tersebar di media sosial.

https://limadetik.com/

Kedatangan mereka untuk melakukan tracing terhadap warga, karena salah satu warga di daerah itu ada yang dinyatakan positif terpapar Covid-19, pada Minggu (5/7/2020).

Menanggapi hal itu, Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, butuh sosialisasi dari semua pihak. Karena sebuah kesadaran butuh ketelatenan dalam menghadapi masyarakat.

“Butuh ketelatenan. Tapi satu sisi juga butuh ketegasan. Tidak bisa hanya diminta untuk sadar. Tetap butuh ketegasan,” katanya saat di temui usai menghadiri Sidang Paripurna di Kantor DPRD Sumenep, Selasa (7/7/2020).

Pihaknya menegaskan selama ini terus berkoordinasi dengan pemerintah desa. Agar pemerintah desa melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan covid-19.

“Kita semua berusaha untuk tidak banyak penyebaran (covid-19). Ini menjadi tantangan tersendiri. Karena masyarakatnya masih paguyuban,” sarannya.

Diketahui, hingga Senin (6/7/2020) jumlah pasien terkonfirmasi virus yang pertama kali ditemukan di China ini, sebanyak 102 pasien. Dari jumlah tersebut, 27 pasien dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia. (hoki/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan