RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Publikasikan Indikator Mutu Triwulan II 2026, Direktur: Transparansi Jadi Kunci Peningkatan Layanan

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Publikasikan Indikator Mutu Triwulan II 2026, Direktur: Transparansi Jadi Kunci Peningkatan Layanan

limadetik.com/, SUMENEP – RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep kembali mempublikasikan capaian indikator mutu pelayanan Triwulan II Tahun 2026 sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Publikasi yang mencakup periode April hingga Juni 2026 tersebut memuat sejumlah indikator penting yang menjadi tolok ukur kinerja pelayanan rumah sakit, mulai dari kepatuhan terhadap standar pelayanan medis, keselamatan pasien, kecepatan pelayanan, hingga efektivitas operasional rumah sakit.

Berdasarkan data yang dirilis, kepatuhan terhadap Clinical Pathway mencapai 93,28 persen, kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh sebesar 95,14 persen, dan kecepatan respons terhadap komplain pasien mencapai 89,76 persen.

Baca Juga  Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Dibayar, DPMD Sumenep Turun Tangan

Sementara itu, indikator operasional rumah sakit menunjukkan Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 76,85 persen dengan rata-rata lama perawatan pasien (Average Length of Stay/ALOS) selama 5,32 hari.

Di tingkat pelayanan unit, waktu tunggu obat racikan tercatat 18,45 menit, obat nonracikan 26,32 menit, sedangkan ketepatan jadwal operasi mencapai 92,67 persen.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, mengatakan publikasi indikator mutu merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk membangun budaya pelayanan yang terbuka, profesional, dan terus berkembang.

“Publikasi indikator mutu ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi bentuk transparansi kami kepada masyarakat. Seluruh indikator tersebut menjadi bahan evaluasi agar pelayanan yang diberikan kepada pasien terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu,” ujar dr. Erliyati, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, setiap capaian indikator akan dianalisis secara berkala oleh seluruh unit pelayanan. Hasil evaluasi kemudian menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan sehingga kualitas pelayanan dapat terus meningkat.

“Ketika ada indikator yang belum mencapai target maksimal, kami tidak melihatnya sebagai kekurangan semata, melainkan sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. Prinsip kami adalah continuous quality improvement atau peningkatan mutu secara berkesinambungan,” katanya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan atau kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari aspek keselamatan pasien, ketepatan pelayanan medis, serta kemampuan rumah sakit dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan profesional.

Baca Juga  Masuk KEN, Prosesi Arya Wiraraja Jadi Etalase Budaya Sumenep

Dokter Erliyati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD dr. H. Moh. Anwar yang terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dokter, perawat, tenaga kesehatan, dan seluruh pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama, dan kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang semakin baik, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tuturnya.

Melalui publikasi indikator mutu secara berkala, RSUD dr. H. Moh. Anwar berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan daerah terus meningkat sekaligus memperkuat posisi rumah sakit sebagai fasilitas rujukan yang mengedepankan keselamatan pasien, profesionalisme, dan pelayanan prima.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”
Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan
Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan
Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Belum Dipanggil Kedua, Bendahara Desa Pagerungan Besar Datangi DPMD Sumenep, Janji Lunasi Tunggakan Gaji Rp202 Juta
Anggota Polsek Gapura yang Diduga Terima Uang Rp100 Juta Diperiksa Propam Polresta Sumenep
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama

Berita Terbaru