Perahu Naas di Sumenep Bawa 34 Penumpang, 4 Orang Masih Belum Ditemukan

pencarian 4 korban perahu yang terbalik diperairan sapeken

SUMENEP, Limadetik.com – Laka laut yang terjadi pada Kamis (8/3/2018)  sekitar pukul 14.45 Wib ternyata membawa 34 penumpang (sebelumnya diberitakan 20 siswa).

Berita terkait : Bawa 20 Siswa, Perahu di Kepulauan Sumenep Alami Laka Laut

Perahu kayu bernama Kota Baru yg membawa penumpang siswa/siswi Mts dan MA Pondok Pesantren Abu Hurairah berangkat dari Pulau Sapeken, Sumenep, Jawa Timur menuju Desa Tanjung Kiaok, Pulau Sepanjang. Dalam perjalanan sekitar 2 mil disebelah barat Pulau Saredeng Besar, Desa Sase’el, tiba – tiba posisi perahu kayu tersebut miring ke arah kiri sehingga sebagian penumpang terjatuh ke laut dan satu orang bernama Dewana Kisfatul Izza Binti Samsuriadi (15) meninggal dunia.

Laka laut itu berawal pada hari itu sekitar pukul 12.00 Wib, Sahruddin yang merupakan pemilik perahu Kota Baru didatangi 2 orang santri laki-laki dari Pondok Pesantren (Ponpes) Abu Hurairah yang tidak dikenal namanya.

“Siswa itu meminta tolong untuk diantarkan ke Desa Tanjung Kiaok, Pulau sepanjang dalam rangka ikut pengajian,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit, Jum’at (9/3/2018).

Kemudian sekira pukul 14.15 wib semua penumpang dan Sahiruddin berangkat dari pinggir pantai Dusun Bukut, Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken,Kabupaten Sumenep. Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 mil perahu miring ke arah kiri sehingga beberapa penumpang jatuh ke laut.

“Setelah itu beberapa penumpang dan juru mudi melakukan pertolongan dengan dibantu nelayan yang mengetahui kejadian tersebut. Termasuk sebagaian penumpang menghubungi keluarganya yang ada di darat. Setelah itu banyak warga yang mendatangi lokasi, selanjutnya melakukan pencarian,” terangnya.

Kini diketahui dari 34 penumpang 4 orang masih dilakukan pencarian, 1 orang meninggal dunia dan 12 orang masih menjalani perawaran di Puskesmas Sapeken. (Hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here