PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Sebanyak 20 orang siswa yang brprestasi di Kabupaten Pamekasan mendapatkan tiket beasiswa dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk meneruskan pendidikkan S1 pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur.
Itu dikatakan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, menurutnya sebaknyak 20 siswa yang tersebut merupakan lulusan SLTA yang berprestasi dengan memiliki minta dan niat untuk melanjutkan pendidikan pada bidang kedokteran. Pemkab Pamekasan sendiri sudah membangun kerjasama dengan kampus Unair Surabaya.
“Ini beasiswa paket lengkap yang sudah disediakan Pemerintah Pamekasan, mulai dari uang kuliah, sewa kos, makan dan biaya kelengkapan kuliah serta biaya buku, semuanya kami tanggung” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Selasa (13/4/2021).
Pemerintah Pamekasan kata Bupati, mengutamakan beasiswa bagi masyarakat pedesaan terkhusus yang kurang mampu namun memiliki prestasi dan keinginan untuk melanjutkan pendidikannya.
“kami mengutamakan calon penerima bantuan beasiswa adalah dari pedesaan dan tergolong keluarga kurang mampu, tapi yang memiliki prestasi juga keinginan melanjutkan” ucap Bupati Baddrut.
Adapun bagi calon penerima beasiswa tersebut, terlebih dahulu harus mengikuti ujian mandiri masuk Unair dan lulus, baru setelahnya Pemkab Pamekasan akan menanggung beasiswa hingga lulus.
“Syaratnya, calon penerima bantuan beasiswa itu harus terlebih dulu lulus ujian mandiri masuk Unair Surabaya, dan selanjutnya Pemkab Pamekasan yang akan menanggung beasiswanya hingga lulus S1 Fakultas Kedokteran di Unair Surabaya” ungkapnya.
Mas Tamam sapaan akrab Bupati Pamekasan itu menyebutkan, Unair Surabaya merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjadi mitra Pemkab Pamekasan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Kami memang sengaja menjalin kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi negeri sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM generasi muda di kabupaten pamekasan ini, dan ini bagian dari iktiar serta pengabdian kepada masyarakat” tuturnya.
Selain Unair Surabaya, Perguruan tinggi lainnya yang juga menjadi mitra Pemkab Pamekasan dalam pengembangan SDM adalah Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Akademi Kepolisian (Akpol), dan Akademi Militer Republik Indonesia (Akmil).
Mantan anggota DPRD Provinsi Jatim itu menambahkan, khusus untuk empat perguruan tinggi kedinasan ini, Pemkab Pamekasan juga memfasilitasi pembinaan sebelum mendaftar di perguruan tinggi itu.
“Khusus IPDN, STAN, Akpol dan Akmil ini kan sekolah kedinasan. Kalau sudah masuk kan nanti mahasiswa secara otomatis dibiayai oleh negara. Pemkab memfasilitasi pembinaannya sebelum mendaftar,” jelasnya Bupati.
Adapun untuk siswa lulusan SLTA yang hendak masuk Akmil atau Akpol, maka Pemkab Pamekasan akan menyediakan secara khusus pelatihan sebagai bekal masuk, baik pelatihan materi tes akademik maupun fisik.
“Untuk anggaran yang disediakan Pemkab Pamekasan bagi beasiswa perguruan tinggi itu pada APBD 2021 ini sebesar Rp 2,5 miliar” tukasnya.
(Adv/Arf/Yd)