RSUD Sumenep Masuk Program Prioritas Nasional KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Segera Hadir

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak dari depan RSUDMA Sumenep

Nampak dari depan RSUDMA Sumenep

RSUD Sumenep Masuk Program Prioritas Nasional KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Segera Hadir

limadetik.com/, SUMENEP – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) resmi ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penetapan tersebut menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di ujung timur Pulau Madura. Melalui program ini, RSUDMA akan memperkuat layanan penyakit katastropik dengan dukungan pembangunan infrastruktur, pengadaan alat kesehatan berteknologi modern, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, mengatakan kepercayaan dari pemerintah pusat menjadi bukti bahwa rumah sakit daerah mampu berkembang menjadi fasilitas kesehatan rujukan yang semakin profesional.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendapatkan Program KJSU dari Kementerian Kesehatan RI. Ini merupakan amanah besar sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Menurut dr. Erliyati, Program KJSU merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat pelayanan terhadap empat penyakit katastropik yang masih menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di Indonesia, yakni kanker, penyakit jantung, stroke, serta gangguan uronefrologi.

“Kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyakit katastropik terus meningkat. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan pelayanan kesehatan berkualitas bisa diakses lebih dekat oleh masyarakat, termasuk di daerah kepulauan seperti Sumenep,” jelasnya.

Keberadaan layanan KJSU di RSUDMA nantinya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah. Pasien yang membutuhkan penanganan spesialis tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Surabaya atau kota besar lainnya untuk mendapatkan pelayanan medis.

Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUDMA masih berlangsung. Gedung tersebut akan menjadi pusat layanan unggulan yang melayani masyarakat dari wilayah daratan maupun kepulauan di Kabupaten Sumenep.

“Proses pembangunan masih berjalan. Kami optimistis seluruh tahapan dapat selesai sesuai target sehingga layanan KJSU dapat mulai beroperasi secara optimal pada tahun 2027,” katanya.

Di samping pembangunan fisik, RSUDMA juga terus mempersiapkan tenaga medis sebagai penunjang operasional layanan. Untuk pelayanan kanker dan uronefrologi, tenaga kesehatan telah tersedia. Sementara dokter spesialis jantung saat ini masih menjalani pendidikan lanjutan dan akan kembali bertugas setelah menyelesaikan pendidikannya.

Adapun untuk layanan stroke, rumah sakit masih melakukan pemenuhan kebutuhan tenaga medis agar seluruh layanan KJSU dapat berjalan secara menyeluruh.

Dengan berbagai persiapan tersebut, RSUDMA optimistis mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat Sumenep.

“Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan terbaik di rumah sakit kebanggaan Kabupaten Sumenep. Kehadiran Program KJSU diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas penanganan pasien di daerah,” tegas dr. Erliyati.

Masuknya RSUD dr. H. Moh. Anwar dalam jaringan Program KJSU Nasional 2026 menjadi langkah besar bagi pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Sumenep. Dengan kondisi geografis yang mencakup wilayah daratan dan puluhan pulau berpenghuni, program ini diharapkan menghadirkan layanan kesehatan spesialis yang lebih dekat, lebih cepat, dan berstandar nasional.

Bagi masyarakat, kehadiran layanan KJSU bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan harapan baru untuk memperoleh penanganan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi tanpa harus keluar daerah. Hal itu diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien, meningkatkan peluang kesembuhan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Warga Pulau Pagerungan Besar Diperkuat Hadapi Kebakaran, Gugus Tanggap Bencana Kembali Dilatih
Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan
Sembilan Raperda Disepakati, Bupati Sumenep Soroti Dampaknya bagi Pelayanan dan Kesejahteraan Warga
Gaji 9 Bulan Tak Dibayar, Dana Sudah Dicairkan Bendahara Desa Pagerungan Besar, DPMD Pastikan Pelanggaran
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru SDN Gugus 02 Kalianget Dibekali Literasi Informasi
Gonjang Ganjing Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Cair, Mekanisme Pencairan Dana Dipersoalkan
55 Pejabat Pemkab Sumenep Bergeser, Wabup Imam Hasyim Ambil Sumpah di Pendopo Keraton
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:19 WIB

QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Warga Pulau Pagerungan Besar Diperkuat Hadapi Kebakaran, Gugus Tanggap Bencana Kembali Dilatih

Rabu, 30 September 2026 - 11:13 WIB

Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan

Senin, 28 September 2026 - 19:05 WIB

Sembilan Raperda Disepakati, Bupati Sumenep Soroti Dampaknya bagi Pelayanan dan Kesejahteraan Warga

Senin, 28 September 2026 - 14:02 WIB

Gaji 9 Bulan Tak Dibayar, Dana Sudah Dicairkan Bendahara Desa Pagerungan Besar, DPMD Pastikan Pelanggaran

Berita Terbaru