Bupati Fauzi Sentil Pembinaan Atlet Sumenep: Prestasi Tak Bisa Dicetak Instan!

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Fauzi Sentil Pembinaan Atlet Sumenep: Prestasi Tak Bisa Dicetak Instan!

limadetik.com/, SUMENEP – Prestasi olahraga Sumenep tak boleh lagi bergantung pada keberuntungan atau muncul secara tiba-tiba. Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, masa depan olahraga daerah harus dibangun dari pembinaan atlet sejak usia dini dan dilakukan secara serius serta berkelanjutan.

Pesan keras itu disampaikan Fauzi saat menghadiri Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Sumenep 2026 di Hotel Myze, Selasa (1/9/2026). Di hadapan jajaran KONI dan pengurus cabang olahraga, ia menekankan pentingnya menemukan serta mencetak atlet asli Sumenep sejak usia muda.

“Kami menginginkan atlet dipersiapkan sedini mungkin, karena tidak ada atlet hebat tanpa sumber daya manusia yang serius,” tegas Bupati Fauzi.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak lahir dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses panjang mulai dari pencarian bibit, pelatihan, pengembangan kemampuan hingga pembentukan mental dan kesiapan bertanding.

Karena itu, pemerintah daerah menurut Fauzi tetap membuka ruang dukungan bagi KONI, terutama dalam penguatan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.

“Pemerintah daerah selama ini selalu mendukung harapan KONI, terutama dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga,” ujarnya.

Fauzi menyadari pembinaan atlet membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Namun, ia meminta kebutuhan tersebut tidak dipandang semata sebagai beban anggaran, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus prestasi daerah.

“Mempersiapkan sumber daya manusia memang mahal, tetapi itu bagian dari investasi. Prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan,” jelasnya.

Dorong Atlet Asli Sumenep

Tak hanya berbicara soal anggaran dan prestasi, Bupati Fauzi juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet lokal.

Ia ingin potensi olahraga yang tersebar di berbagai kecamatan, termasuk wilayah kepulauan, dapat ditemukan sejak dini dan memperoleh pembinaan yang tepat.

“Dari pembinaan sejak dini kita bisa mendapatkan atlet asli daerah yang berpotensi membawa nama baik Sumenep,” katanya.

Fauzi meminta KONI meneruskan semangat tersebut kepada seluruh cabang olahraga. Setiap cabor dinilai perlu memiliki pola regenerasi yang jelas agar prestasi Sumenep tidak hanya bertumpu pada atlet tertentu.

KONI Mulai Panaskan Mesin Menuju Porprov

Sementara itu, Ketua Harian KONI Sumenep Abdul Kadir Al Mahdaly menyampaikan bahwa Rakerkab 2026 menjadi momentum mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyiapkan agenda organisasi berikutnya.

“Rakerkab 2026 membahas program yang sudah berjalan dan agenda berikutnya. Kami juga mulai menyiapkan program untuk awal 2027,” ujar Abdul Kadir.

Ia menyebut sejumlah program tahun 2026 telah terealisasi, sedangkan sebagian lainnya masih berjalan. Evaluasi dilakukan agar program yang belum selesai dapat dituntaskan sesuai sasaran.

Persiapan menghadapi Porprov Jawa Timur juga mulai dibahas. Meski belum masuk pembahasan secara mendalam, KONI mulai menggodok strategi untuk meningkatkan kesiapan kontingen Sumenep.

“Persiapan Porprov sedikit kami bahas, terutama bagaimana memaksimalkannya. Namun, belum mendalam karena masih ada hal yang sedang digodok KONI,” ungkapnya.

Menurut Abdul Kadir, persiapan tersebut akan dimatangkan secara bertahap, termasuk menyangkut kesiapan atlet dan strategi peningkatan prestasi.

“Kami ingin persiapan Porprov lebih maksimal. Beberapa hal masih kami siapkan dan matangkan agar hasil kontingen Sumenep lebih baik,” pungkasnya.

Rakerkab KONI Sumenep 2026 pun menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara pemerintah daerah, KONI dan seluruh cabor. Bukan sekadar mengejar medali dalam satu ajang, tetapi membangun sistem pembinaan yang mampu melahirkan regenerasi atlet secara konsisten.

Pesan Bupati Fauzi kini jelas: jika Sumenep ingin memiliki prestasi olahraga yang kuat, maka pencarian dan pembinaan calon juara harus dimulai jauh sebelum mereka berdiri di podium.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Dapur MBG Rp288,96 Juta Berujung Laporan Polisi, Klaim 37 Dapur di Madura Disorot
Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Dibayar, DPMD Sumenep Turun Tangan
Jalan Sumenep-Kalianget Rusak, Aktivitas Logistik Kepulauan Terancam
Tradisi Torbangan Kembali Digelar di Desa Torbang, Enam Dusun Adu Kreativitas
Rahman Kembali Pimpin KPP Sumenep, Terpilih Aklamasi Setelah Mubes Sempat Alot
Jangan Berhenti di Panggung Maulid! Kiai Abdul Wafi Minta Warga Buktikan Cinta kepada Rasul
Pernikahan Dini Jadi Sorotan, KKN UA dan PIK-R ‘Sentil’ 90 Santri di PP Hidayatul Ulum Ganding
Mubes Perdana KPP Sumenep Digelar, LPJ Pengurus Periode 2021-2026 Diterima Tanpa Syarat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:01 WIB

Investasi Dapur MBG Rp288,96 Juta Berujung Laporan Polisi, Klaim 37 Dapur di Madura Disorot

Senin, 14 September 2026 - 17:20 WIB

Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Dibayar, DPMD Sumenep Turun Tangan

Senin, 14 September 2026 - 16:35 WIB

Jalan Sumenep-Kalianget Rusak, Aktivitas Logistik Kepulauan Terancam

Minggu, 13 September 2026 - 13:43 WIB

Tradisi Torbangan Kembali Digelar di Desa Torbang, Enam Dusun Adu Kreativitas

Minggu, 13 September 2026 - 13:22 WIB

Rahman Kembali Pimpin KPP Sumenep, Terpilih Aklamasi Setelah Mubes Sempat Alot

Berita Terbaru

Anas Urbaningrum

Opini

Saran Ringan UU Politik “2029”

Senin, 14 Sep 2026 - 15:18 WIB