BANJARMASIN, Limadetik.com – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rachmat Mulayana bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya menjadi pelari terakhir pembawa obor Asian Games 2018 dari Siring Nol Kilometer menuju Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (30/7) pagi.
Obor Asian Games yang dibawa menggunakan pesawat Hercules dan mendarat di Bandar Udara Syamsudin Noor di Banjarbaru setelah sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Hasanuddin, Makassar sekitar pukul 08.45 Wita yang disambut oleh Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan sejumlah pejabat terkait.
Sebelum tiba ditempat persemayam di Mahligai Pancasila, Api abadi dari India tersebut sempat disebrangkan melalui sungai Barito yang membelah kota Banjarmasin.
Kadispora Kalsel Zakly Aswan yang menjadi pelari ke-19 di Siring Pasar Terapung, untuk kemudian diseberangkan menggunakan kelotok atau perahu bermesin.
Irjen Rachmat Mulyana mengajak masyarakat untuk mendukung, menggelorakan semangat serta rasa bangga terhadap Indonesia sehingga dukungan masyarakat akan memperkuat motivasi para atlet untuk berprestasi di Asian Games 2018.
Jendral bintang dua itu mengaku bangga mendapat kesempatan untuk membawa obor Asian Games 2018 atau torch relay dari Nol Kilometer Banjarmasin.
“Saya sebetulnya disuruh bawa lari dari Citra Land sampai sini pun (Mahligai Pancasila) sanggup,” kata Rachmat dengan terkekeh.
Untuk mengamankan Torch Relay obor Asian Games 2018 yang diarak dari Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru hingga keliling Kota Banjarmasi, Rachmat mengungkapkan jika pihaknya mengerahkan sebanyak 482 personel kepolisian.
“482 personel gabungan seluruh fungsi Polri baik di tingkat Polda maupun Polres Banjarbaru, Polres Banjar, Polresta Banjarmasin hingga Satuan Brimob bersiaga di rute arak-arakan obor,” jelas polisi bertubuh subur itu. (edoz/rd)