HUT ke-81 RI di Sumenep, ASN Bakal Berkain Adat, Bupati Fauzi : Bhinneka Tunggal Ika Mempersatukan Bangsa

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fauzi diapit Wabup dan Kapolresta.Sumenep

Bupati Fauzi diapit Wabup dan Kapolresta.Sumenep

HUT ke-81 RI di Sumenep, ASN Bakal Berkain Adat, Bupati Fauzi : Bhinneka Tunggal Ika Mempersatukan Bangsa

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep memilih cara berbeda untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan. Pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, para ASN dan peserta upacara di tingkat kabupaten akan mengenakan pakaian adat sebagai simbol keberagaman Indonesia.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, penggunaan pakaian adat tersebut tidak mengubah tata pelaksanaan upacara pengibaran bendera yang selama ini telah berjalan.

Kebijakan itu sekaligus menjadi pesan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya soal seremoni, tetapi juga momentum memperkuat identitas kebangsaan di tengah keberagaman budaya.

BACA JUGA  TIHT 2026 Naik di Semua Jenis, Pemkab Sumenep Pasang Harapan Harga Tembakau Tembus Lebih Tinggi

“Pakaian adat yang digunakan ini bagian dari Bhinneka Tunggal Ika,” kata Fauzi, Kamis (13/8/2026).

Menariknya, Pemkab Sumenep tidak memaksakan pola yang sama sampai ke tingkat kecamatan. Fauzi menyatakan tidak mengeluarkan surat edaran khusus yang mewajibkan setiap kecamatan menggunakan pakaian adat dalam upacara HUT ke-81 RI.

Meski begitu, ia membuka ruang bagi kecamatan yang ingin mengadopsi penggunaan pakaian adat dalam upacara masing-masing.

“Kalau di kecamatan memakai pakaian adat, tidak dilarang. Tetapi saya tidak mengeluarkan surat edaran kepada setiap kecamatan terkait hal tersebut,” tegasnya.

BACA JUGA  Haji Her Tegaskan Komitmen Bawang Mas Group Perjuangkan Petani Tembakau Pamekasan, Harga Beli Masih Tunggu Acuan Pemda

Sikap tersebut membuat penggunaan pakaian adat di tingkat kecamatan bersifat fleksibel. Masing-masing wilayah dapat menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi dan kebijakan setempat, sementara pelaksanaan upacara tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Di tingkat Kabupaten, penggunaan pakaian adat oleh ASN dan peserta upacara diharapkan menjadi representasi wajah Indonesia yang majemuk. Bagi Fauzi, keberagaman pakaian adat bukan sekadar pilihan busana dalam sebuah seremoni.

“Di baliknya terdapat pesan persatuan, perbedaan identitas budaya tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah” tegas Bupati.

BACA JUGA  Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

Peringatan HUT ke-81 RI di Sumenep pun diarahkan tidak berhenti pada simbol pengibaran Merah Putih. Pakaian adat menjadi bagian dari pesan visual bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun dari berbagai suku, budaya dan tradisi yang dipersatukan dalam satu bangsa.

“Dengan pendekatan tersebut, Sumenep ingin menempatkan peringatan kemerdekaan sebagai ruang untuk merawat kebinekaan sekaligus mempertegas identitas Indonesia. Bukan seragam yang diseragamkan, melainkan keberagaman yang dipertemukan dalam satu upacara kemerdekaan” pungkas Bupati Fauzi.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Pj Kades Apresiasi Gerak Cepat Polisi: “Jangan Tebang Pilih”
Korelasi Pendidikan dan Kemanusiaan
Dugaan Malapraktik RS Larasati Terus Bergulir, BPJS Kesehatan Bakal Panggil Direktur
Bawa Nama Madura di Kancah Nasional, Persam Pamekasan Awali Perjuangan Lawan Persewangi
Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi
Haji Her Tegaskan Komitmen Bawang Mas Group Perjuangkan Petani Tembakau Pamekasan, Harga Beli Masih Tunggu Acuan Pemda
LIRA Pamekasan Soroti Dugaan Malapraktik RS Larasati
RSIA Puri Bunda Madura Buka Fakta, Tak Ada Malapraktik, Penyerahan Rekam Medis Harus Atas Persetujuan Pasien

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Pj Kades Apresiasi Gerak Cepat Polisi: “Jangan Tebang Pilih”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Korelasi Pendidikan dan Kemanusiaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:51 WIB

HUT ke-81 RI di Sumenep, ASN Bakal Berkain Adat, Bupati Fauzi : Bhinneka Tunggal Ika Mempersatukan Bangsa

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

Dugaan Malapraktik RS Larasati Terus Bergulir, BPJS Kesehatan Bakal Panggil Direktur

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WIB

Bawa Nama Madura di Kancah Nasional, Persam Pamekasan Awali Perjuangan Lawan Persewangi

Berita Terbaru

Noris Soleh

Pamekasan

Korelasi Pendidikan dan Kemanusiaan

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:29 WIB