Perkuat Pendampingan Anak di Era Digital, KKN Posko 40 Annuqayah Gandeng KPI dan Kopri PMII Sumenep
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan anak mendorong orang tua untuk tidak sekadar mengawasi penggunaan gawai, tetapi juga membangun komunikasi dan hubungan yang sehat dengan anak.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Parenting yang digelar KKN Posko 40 Universitas Annuqayah Sumenep bersama MI Al-Hidayah di Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Jumat (18/9/2026).
Mengangkat tema “Membangun Hubungan Sehat antara Anak dan Orang Tua di Tengah Perkembangan Teknologi”, kegiatan yang berlangsung di Aula MI Al-Hidayah itu turut menggandeng Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Timur dan Kopri PC PMII Kabupaten Sumenep.
Kegiatan tersebut diikuti para orang tua dan wali murid. Peserta tampak antusias menyimak materi serta mengikuti diskusi terkait berbagai persoalan yang dihadapi dalam mendampingi anak di lingkungan keluarga.
Hadir sebagai pemateri, Juwairiah, M.Pd., CPLA, Presidium KPI Jawa Timur, dan Yuliyana Putri, S.Ag., Ketua Kopri PC PMII Kabupaten Sumenep.
Keduanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi terbuka, menciptakan hubungan yang sehat, serta memahami karakter dan kebutuhan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Pembahasan tidak hanya menyoroti penggunaan teknologi oleh anak. Para peserta juga diajak memahami pentingnya pola pendampingan yang tepat, kehadiran orang tua, serta komunikasi yang dapat membuat anak merasa aman untuk menyampaikan persoalan yang dihadapinya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para orang tua dan wali murid aktif mengikuti materi dan berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengasuhan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu guru MI Al-Hidayah, Jamilatun, S.A.B., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi parenting memberikan motivasi sekaligus bekal bagi orang tua untuk menghadapi beragam karakter anak di rumah.
“Dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan motivasi kepada orang tua dalam menangani anak di rumah,” ujar Jamilatun.
Hal senada disampaikan Siti Aminah, S.Pd.I., guru MI Al-Hidayah. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan baru kepada orang tua dalam menghadapi perilaku anak sehari-hari.
“Kegiatan ini memberikan insight dan ilmu baru dalam menangani anak di rumah, soalnya di rumah kalau anak dikasih tahu itu agak bandel dan susah,” ungkapnya.
Bagi KKN Posko 40 Universitas Annuqayah Sumenep, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya dalam bidang pendidikan keluarga dan pengasuhan anak.
Kolaborasi bersama MI Al-Hidayah, KPI Jawa Timur, dan Kopri PC PMII Sumenep juga menjadi ruang untuk mempertemukan unsur pendidikan, masyarakat, serta organisasi sosial dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pola pengasuhan yang responsif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kegiatan tersebut, KKN Posko 40 berharap para orang tua dan wali murid semakin memahami bahwa pendampingan anak di era digital tidak cukup hanya dengan membatasi penggunaan teknologi.
Kehadiran orang tua, komunikasi yang terbuka, pemahaman terhadap karakter anak, serta pola pengasuhan yang sesuai dengan kebutuhan anak menjadi bagian penting dalam mendukung proses tumbuh kembang mereka.
Penulis : Abbadi
Editor : Wahyu








