IPNU IPPNU Sumenep Buka Madrasah Multimedia, Cetak Santri Melek Digital dan Adaptif Teknologi

- Penulis

Senin, 2 November 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPNU IPPNU Sumenep Buka Madrasah Multimedia, Cetak Santri Melek Digital dan Adaptif Teknologi

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Santri tak lagi cukup hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Mereka dituntut mampu menguasai media, memproduksi konten positif, hingga memahami kecerdasan buatan (AI) sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Semangat itulah yang diusung Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Sumenep melalui kegiatan Santri Digital Summit sekaligus pembukaan Madrasah Multimedia di Aula Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Kecamatan Bluto, Sabtu (31/10/2026).

Mengangkat tema “Mencetak Kader Kreatif, Cakap Media dan Adaptif di Era Digital”, kegiatan tersebut menjadi langkah konkret IPNU IPPNU Sumenep dalam mendorong lahirnya kader santri yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Bimtek Berbuah Manis, Capaian LKPM Sumenep Meroket dan Tinggalkan Zona Merah

Tiga narasumber dihadirkan untuk membekali peserta dengan perspektif berbeda mengenai tantangan dunia digital.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Hery Kushendrawan, S.T., M.T., mengajak para santri meningkatkan literasi digital. Menurutnya, kemampuan memahami arus informasi menjadi penting agar kader tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru serta mampu menggunakan media digital secara bijak.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Akhmadi Yazid, S.H., menegaskan bahwa media memiliki peran lebih luas daripada sekadar sarana komunikasi.

“Media bukan hanya alat untuk menyampaikan informasi, tetapi juga ruang untuk menjaga kebenaran, menyuarakan aspirasi, dan mengawal kepentingan publik,” tegasnya.

Perspektif teknologi juga disampaikan Ketua Program Studi Kecerdasan Buatan Universitas Annuqayah, Imam Wahyudi, M.Kom. Ia menilai, perkembangan Artificial Intelligence (AI) harus menjadi peluang bagi generasi muda, termasuk kalangan santri, untuk mengembangkan kreativitas dan kapasitas diri.

Baca Juga  Perkuat Peran Kader Posyandu, SKK Migas–KEI dan Puskesmas Pagerungan Besar Kolaborasi Tangani Stunting

“Santri tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu memahami peluang dan mengembangkan kreativitas melalui AI. Penguasaan teknologi, yang dibarengi dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral, akan menjadi bekal penting dalam menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Ketua PC IPPNU Sumenep, Rekanita Putri Ramadhani, mengatakan kecakapan digital kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan oleh kalangan santri. Mereka harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kepesantrenan.

“Di zaman sekarang, santri wajib melek digital dan mampu memanfaatkan media dengan baik. Kita harus bisa mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan. Media digital harus menjadi ruang untuk menyebarkan kebaikan, pengetahuan, dan nilai-nilai positif,” ujarnya.

Menurutnya, santri harus berani mengambil peran dalam ekosistem digital, bukan sekadar menjadi konsumen informasi. Kemampuan mengelola media dan menciptakan konten yang edukatif menjadi salah satu jalan untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Danrem 084/Bhaskara Jaya: TNI Tak Hanya Jaga Kedaulatan, Kini Hadir Percepat Pembangunan Madura

Pembukaan Madrasah Multimedia menjadi bagian penting dari agenda tersebut. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan bagi kader IPNU IPPNU untuk mengasah keterampilan jurnalistik, desain grafis, videografi, fotografi, pengelolaan media sosial, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Melalui program tersebut, PC IPNU IPPNU Sumenep berharap lahir kader-kader muda yang mampu mengisi ruang digital dengan karya dan informasi berkualitas.

Dengan demikian, santri tidak hanya dituntut mampu bertahan menghadapi perubahan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari generasi yang mengarahkan perkembangan digital agar tetap berpijak pada pengetahuan, etika, dan nilai-nilai moral.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Jangan Cuma Jadi Seremoni! Pesan Tegas Pemkab Sumenep di DRT Gemar Bersholawat
Tumpah Ruah Warga di Banasare, DRT Gemar Bersholawat Bawa Berkah bagi UMKM
Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Singgung Pemerataan Pembangunan
Haul Raja-Raja Madura Jadi Pengingat Sejarah, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur
Kacabdindik Apresiasi Guru SMKN 1 Kalianget Tembus Prestasi AI Internasional, Buka Peluang Berkompetisi ke Negeri China
Bukan Sekadar Membaca, Bupati Sumenep Dorong Pelajar Berani Melahirkan Karya Lewat 1001 Puisi
Harlah CBP KPP ke-62, IPNU IPPNU Sumenep Gandeng DLH Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan
KPPM Pagerungan Besar Soroti Dana Desa hinngga Desak Transparansi dan Penegakan Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:29 WIB

IPNU IPPNU Sumenep Buka Madrasah Multimedia, Cetak Santri Melek Digital dan Adaptif Teknologi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Hari Santri Jangan Cuma Jadi Seremoni! Pesan Tegas Pemkab Sumenep di DRT Gemar Bersholawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Tumpah Ruah Warga di Banasare, DRT Gemar Bersholawat Bawa Berkah bagi UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Haul Raja-Raja Madura Jadi Pengingat Sejarah, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Leluhur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Kacabdindik Apresiasi Guru SMKN 1 Kalianget Tembus Prestasi AI Internasional, Buka Peluang Berkompetisi ke Negeri China

Berita Terbaru