Harlah CBP KPP ke-62, IPNU IPPNU Sumenep Gandeng DLH Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-62 Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) menjadi momentum bagi Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Sumenep untuk memperkuat kontribusi kader dalam pelestarian lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep tentang Kemitraan Gerakan Pelestarian Lingkungan Hidup di Kabupaten Sumenep.
Penandatanganan kerja sama itu menjadi salah satu agenda utama dalam Apel Patria Muda 2026 yang digelar PC IPNU IPPNU Sumenep, Kamis (29/10/2026), di Pondok Pesantren Al Madinah, Kecamatan Ganding.
Kegiatan tersebut sekaligus menandai pembukaan Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) CBP KPP Zona Barat yang melibatkan peserta dari Kecamatan Guluk-Guluk, Ganding, dan Pragaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC IPNU IPPNU Sumenep, Kepala Bidang DLH Sumenep Edi Yulianto, pengasuh Pondok Pesantren Al Madinah, Ketua MWCNU Ganding, serta 50 peserta Diklatama CBP KPP.
Tidak hanya memperkuat kaderisasi organisasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun keterlibatan aktif pelajar dalam menjawab persoalan sosial, khususnya terkait kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyematan Satgas Patria Peduli Lingkungan. Pembentukan satgas ini menjadi simbol dimulainya gerakan kepedulian lingkungan yang melibatkan kader CBP KPP secara lebih terarah.
Satgas tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak aksi pelestarian lingkungan, baik di lingkungan organisasi, lembaga pendidikan, pesantren maupun masyarakat.
Ketua PC IPNU Sumenep, Rekan Ainul Yakin, menegaskan bahwa kader IPNU IPPNU, khususnya CBP KPP, harus mampu membuktikan keberadaan organisasi melalui gerakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kader CBP KPP dan IPNU IPPNU harus bergerak dan berdampak. Menjaga lingkungan bukan pekerjaan sampingan, melainkan bagian dari tanggung jawab kebangsaan. Kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata, konsisten, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, militansi kader tidak semestinya hanya ditunjukkan melalui keaktifan dalam kegiatan organisasi. Lebih dari itu, kader harus memiliki kemampuan dan kepedulian untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Karena itu, melalui Satgas Patria Peduli Lingkungan, kader diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menjaga lingkungan sekaligus menjadi pelopor perubahan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang DLH Sumenep, Edi Yulianto, mengingatkan pentingnya membangun keseimbangan antara militansi berorganisasi dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Menurutnya, kader CBP KPP tidak hanya dituntut memiliki loyalitas terhadap organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya dengan berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, baik di tempat tinggal maupun lingkungan pendidikan.
Ia juga menekankan bahwa gerakan pelestarian lingkungan tidak harus selalu dimulai dengan kegiatan besar. Langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten justru menjadi fondasi penting dalam membangun kepedulian bersama.
Dengan keterlibatan generasi muda, Edi berharap gerakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Sumenep semakin berkembang dan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi








