Bimtek Berbuah Manis, Capaian LKPM Sumenep Meroket dan Tinggalkan Zona Merah

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Sumenep, Heru Santoso, S.STP

Kepala DPMPTSP Sumenep, Heru Santoso, S.STP

Bimtek Berbuah Manis, Capaian LKPM Sumenep Meroket dan Tinggalkan Zona Merah

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) membuahkan hasil positif.

Hanya dalam beberapa hari setelah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), capaian pelaporan LKPM Triwulan II Tahun 2026 melonjak tajam hingga mengantarkan Kabupaten Sumenep keluar dari zona merah menuju zona kuning.

Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Sumenep, H. Herman Hariyanto, SE, mewakili Kepala DPMPTSP, Heru Santoso, S. STP mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa pendekatan pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha berjalan efektif.

“Alhamdulillah, hasil Bimtek mulai terlihat. Hari ini capaian kepatuhan LKPM Kabupaten Sumenep sudah lepas dari zona merah dan masuk ke zona kuning. Ini merupakan capaian yang patut disyukuri, namun kami tidak akan berhenti di sini. Target kami berikutnya adalah membawa Sumenep masuk ke zona hijau,” kata Herman, Jumat (10/7/2026).

BACA JUGA  Semangat Kemerdekaan, Direktur RSUDMA Dorong Nakes dan Pegawai Perkuat Pengabdian

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan Bimtek, tepatnya pada 6 Juli 2026, nilai pelaporan LKPM baru mencapai sekitar Rp306 juta. Setelah kegiatan pendampingan dimulai pada 8 Juli, angka tersebut melonjak menjadi Rp13,40 miliar.

Kenaikan terus berlanjut pada hari kedua Bimtek, 9 Juli 2026, dengan capaian mencapai Rp32,98 miliar. Sementara sehari setelah Bimtek berakhir, yakni pada 10 Juli 2026, nilai pelaporan kembali meningkat drastis hingga menyentuh Rp63,96 miliar.

BACA JUGA  Baznas Sumenep Jangkau Kepulauan Sapeken, Dua Warga Pagerungan Kecil Terima Bantuan RTLH

Menurut Herman, lonjakan tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pelaporan investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Selain memberikan pemahaman teknis, Bimtek juga menjadi sarana konsultasi langsung bagi pelaku usaha yang selama ini masih mengalami kendala dalam menyampaikan laporan.

“Kami tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendampingi pelaku usaha secara langsung agar proses pelaporan dapat diselesaikan dengan benar. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan kepatuhan secara signifikan,” ujarnya.

Herman menegaskan, pelaporan LKPM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk menggambarkan perkembangan investasi di daerah. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan, mengevaluasi iklim investasi, hingga menarik minat investor baru.

BACA JUGA  Hari Koperasi Nasional Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Rakyat, DKUPP Sumenep Soroti Kinerja Koperasi Tembus Rp330 Miliar

Karena itu, DPMPTSP Sumenep akan terus memperkuat pendampingan, memperluas sosialisasi, serta menjalin komunikasi aktif dengan para pelaku usaha agar tingkat kepatuhan terus meningkat.

“Kami optimistis, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha, capaian kepatuhan LKPM akan terus membaik. Harapan kami, dalam waktu dekat Sumenep dapat mencapai zona hijau sebagai bukti meningkatnya kualitas tata kelola investasi di daerah,” pungkas Herman.

Peningkatan kepatuhan LKPM tersebut menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Kabupaten Sumenep.

Selain mencerminkan semakin baiknya kesadaran pelaku usaha, capaian ini juga memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pelayanan investasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemudahan berusaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal
H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan
Pemkab Sumenep Perkuat Lobi ke Kemenhub, Konektivitas Laut Kepulauan Jadi Prioritas
Pengiriman Perdana Prancak 95 Buka Harapan Baru Petani Tembakau Sumenep
Ngonjuk Lajangan di Billapora Rebba, Ketua DPD PSI Sumenep Dorong Pelestarian Budaya
Ormas Bluto Didorong Jadi Benteng Persatuan, Bakesbangpol Tekankan Kekuatan Nilai Lokal
Tak Disangka, Kepala Cabdindik Sumenep Ternyata Punya Bakat Terpendam di Balik Mikrofon
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Layanan Poli Urologi, Peserta BPJS Bisa Berobat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:47 WIB

H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Lobi ke Kemenhub, Konektivitas Laut Kepulauan Jadi Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 Buka Harapan Baru Petani Tembakau Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Ngonjuk Lajangan di Billapora Rebba, Ketua DPD PSI Sumenep Dorong Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

Noris Soleh

Opini

Pentingnya Budaya Literasi dalam Dunia Kemahasiswaan

Senin, 24 Agu 2026 - 16:54 WIB