WASHINGTON, limadetik.com – Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan ekonomi AS hanya tumbuh 2,6% pada kuartal IV tahun 2018 atau turun dari 3,4% di kuartal sebelumnya.
Perlambatan dalam pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil pada kuartal IV mencerminkan perlambatan dalam investasi persediaan swasta, pengeluaran konsumsi pribadi, pengeluaran pemerintah federal dan penurunan belanja negara bagian serta pemerintah daerah.
Penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh peningkatan ekspor dan percepatan dalam investasi tetap non-perumahan, kata laporan itu seperti dikutip dari Xinhua. Sementara itu, impor meningkat lebih sedikit di kuartal IV daripada di kuartal III. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (1/3/2019).
Mayoritas ekonom AS percaya bahwa negara itu akan jatuh ke dalam resesi selambat-lambatnya pada tahun 2021, menurut laporan survei yang dirilis Senin (25/2) oleh National Association for Business Economics (NABE).
Laporan menunjukkan sekitar 10% dari para ahli yang disurvei memperkirakan resesi ekonomi di Amerika Serikat terjadi tahun ini, 42% memperkirakan pada 2020, dan 25% berpikir penurunan akan terjadi pada 2021. Itu berarti sekitar tiga perempat dari mereka percaya resesi akan terjadi pada akhir tahun 2021.
sumber: okezone






