SUMENEP, Limadetik.com – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada sekolah/madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus dilakukan pemantauan oleh Satker masing-masing.
Hal tersebut dikatakan, H.Muhammad Shadik, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) pada Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ia secara tegas mengatakan, bagi sekolah/madrasah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diperketat untuk menghindari terjadinya penyebaran baru virus corona.
“Sudah kami intruksikan kepada masing-masing Satuan Kerja (Satker) di masing-masing sekolah/madrasah, agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM, red) diperketat sesuai dengan petunjuk dari Satgas covid-19” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/9/2021).
Menurutnya, pelakasanaan PTM di madrasah memang masih dibatasi, baik waktu maupun jumlah siswa yang masuk. Karena situasi pandemi masih belum diketahui kapan akan berakhir.
“Waktu dan jumlah siswa yang masuk memang kita batasi sesuai arahan Presiden melalui Kementerian Agama dan Satgas covid-19. Anak-anak sekolah hanya masuk sampai jam 11.00 siang, dan masuknya juga 50 persen bergantian” terangnya.
Kasi Pendma mengaku, kerinduan para siswa di sekolah/madrasah untuk segera berkumpul kembali dalam belajar di sekolah masing-masing memang tidak dapat dipungkiri, namun demikan pihaknya tidak mungkin memaksakan situasi.
“Kita semua menyadari bahwa anak-anak kita sudah lama merindukan masuk sekolah secara normal, itu kita akui bersama. Tapi karena situasinya memang belum memungkinkan maka kita harus bersabar sembari tetap berikhtiar” tandasnya.
Disinggung terkait vaksinasi untuk siswa di sekolah/madrasah, mantan Pengawas Madrasah tersebut meyampaikan hingga saat ini pihaknya sudah melakukan sudah melakukan vaksinasi tingkat MTs dan MA.
“Insya Allah untuk vaksinasi tingkat MTs dan MA sudah mencapai lebih dari 50 persen, dan kami masih teus melakukan sosialisasi kepada murid dan orang tuanya terkait pentingnya vaksin. dan tidak perlu takut” ungkapnya.
Kasi Pendma Kamenag Sumenep juga menambahkan, untuk vaksinasi pegawai di bawah naungan kamenag, termasuk guru di madrasah yang sudah melakukan vaksinansi hingga saat ini sudah berada diangka 93 persen.
“Kami di Kamenag sejak bulan Juni sudah melaksanakan vaksinasi. Hingga kemarin sudah mencapai 93 persen, dan ini masih terus bertambah, sudah termasuk guru di madrasah. dan diluar murid MTs-MA” tukasnya.