SUMENEP, Limadetik.com – Kabupaten Sumenep patut berbangga hati sebab ditengah Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, Kabupaten di ujung timur Madura ini mendapatkan kehormatan sebagai kabupaten layak budaya.
Tentu hal ini terbukti oleh adanya dua Desa yang ditetapkan sebagai desa Pemajuan Kebudayaan atau Desa Budaya oleh Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan (Dit. PPK) Kemendikbudristek. Desa tersebut yakni, Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan dengan agenda Festival Masyarakat Tembakau dan Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget dengan Potensi Kota Tua dan Aktivitas Keseniannya.
Dalam Desa Pemajuan Budaya ini ada beberapa rangkaian proses yakni Proses Temu kenali Potensi Seni, Budaya, Sosial dan Ekonomi Masyarakat pada Bulan Juni-Juli. Lalu di lanjutkan pada proses Pemetaan Potensi pada bulan Agustus-September dan Proses rencana Aksi pada bulan Oktober-November.
Herman Suryansyah, Ketua Pelaksana Pagelaran Seni Budaya Kota Tua Kalianget Timur, melalui Ach Choirul Ramadani, penggiat Budaya Sumenep yang merupakan utusan dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek menyampaikan, bahwa Program Desa Pemajuan Kebudayaan bertujuan menemukan, menggali dan memanfaatkan potensi seni budaya beserta aktivitas-aktivitas di masyarakat desa tersebut.
“Dalam Desa Pemajuan Kebudayaan ada Daya Desa dan Daya Warga yang nantinya juga akan terus mendampingi kelompok – kelompok masyarakat seni dan budaya untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan aktivitas kesenian dan kebudayaannya” katanya, saat diacara Pagelaran Seni Budaya Kota Tua, Minggu (27/11/2021) malam.

Pria yang giat menggaungkan eksistensi kebudayaan Sumenep itu menyampaikan, bahwa Desa Pemajuan Kebudayaan Kalianget Timur melaksanakan Rencana Aksi dengan mengadakan “Pagelaran Seni Budaya Kota Tua”. Dalam rencana aksi Desa Pemajuan Kebudayaan ini terlibat seluruh unsur kelompok kesenian mulai dari Seni Karawitan, Seni musik Religi tradisional, Seni Macopat dan terakhir adalah kesenian Topeng Dalang.
“Pagelaran Seni Budaya ini bertempat di Gedung Serbaguna PT. Garam Sumenep dengan total 200 orang termasuk pelaku seni dan Undangan dengan menerapkan Protokol Kesehatan ketat dan jaga jarak” ungkapnya.
Ia memaparkan,pada rangkaian acara Pagelaran Seni Budaya dimulai dengan perform dari Kelompok seni Musik Religi Ela Elo dilanjutkan seni karawitan lalu Pembacaan Macopat oleh Bapak Satnamo Sukmo.
“Puncak acara yakni Penampilan Topeng Dalang dengan Lakon Asal mula Topeng dan Pesan Moral tentang Pesona Kota Tua dengan duet Dalang Bapak Rogo Wisnu dan Bapak Moh. Hasan Sumber Bunga” jelasnya.
Untuk diketahui, acara pagelaran seni budaya ini dihadiri oleh jajaran Direksi PT. Garam Sumenep, Kepala Desa Kalianget Timur, Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Penggiat Budaya Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Kalianget Timur.