PAMEKASAN, Limadetik.com – Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum penting bagi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Pasalnya, disela kegiatan Safari Ramadhan 1443 Hijriah yang digelar sejak Selasa (12/4/2022) lalu, dirinya memberikan bantuan sosial kepada sejumlah guru ngaji secara simbolis.
Selain memberikan bantuan sosial bagi para guru ngaji, Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini juga memberikan bantuan sosial melalui dana hibah untuk mushalla dan masjid di sejumlah kecamatan. Termasuk memberikan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa’ di wilayah itu.
Bupati Baddrut Tamam didampingi anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopikda), serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, termasuk perangkat kecamatan, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah kita semua diberikan nikmat untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan dalam keadaan sehat wal afiat, kami harapkan silaturrahmi ini dapat mempererat tali persaudaraan antara bupati, pejabat di lingkungan pemkab Pamekasan dengan masyarakat akar rumpun,” kata Bupati Badrut Tamam dalam sambutannya, Kamis (14/4/2022).
Adapun, bantuan social khusus guru ngaji mendapat sebesar Rp 600 ribu, bantuan dana hibah untuk mushalla sebesar Rp 5 juta, dan Rp 10 juta untuk bantuan hibah masjid.
“Melalui kesempatan ini kami meminta maaf kepada masyarakat Pamekasan atas beberapa hal yang kurang berkenan, baik ucapan maupun tindakan. Karena sebagai manusia biasa, pastinya kita tidak bisa lepas dari salah maupun lupa,” ungkapnya.
Mas Tamam juga meminta dukungan dan sangat berharap partisipasi masyarakat atas beragam program yang digagas pemerintah daerah agar bisa tercapai sesuai harapan masyarakat bumi Gerbang Salam.
“Karena bagaimanapun, seluruh program yang kami gagas semata-mata demi kepentingan masyarakat secara umum,” tambah Bupati Baddrut Tamam.
“Kami meyakini beragam program yang kami laksanakan tidak lepas dari dukungan dan partisipasi ajunan (masyarakat) semua. Jadi bukan hanya amal ibadah dari kami, tetapi dari bapak/ibu masyarakat sekalian. Sebab kami jadi bupati karena dipilih oleh masyarakat,” imbuhnya.
Melalui momentum Ramadhan 1443 Hijriah, dirinya mendoakan amal ibadah masyarakat dapat diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta mendapat syafaat dan barokah dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
“Mudah-mudahan amal ibadah kita semua diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sekaligus kami atas nama pemerintah kabupaten Pamekasan, menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” pungkas bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam.