Pendidikan

PMM UMM Kelompok 26 Melakukan Pengembangan Metode Pembelajaran di SDN 01 Tlogosari

×

PMM UMM Kelompok 26 Melakukan Pengembangan Metode Pembelajaran di SDN 01 Tlogosari

Sebarkan artikel ini
PMM UMM Kelompok 26 Melakukan Pengembangan Metode Pembelajaran di SDN 01 Tlogosari
Pembukaan PMM di SDN 01 Tlogosari Malang

PMM UMM Kelompok 26 Melakukan Pengembangan Metode Pembelajaran di SDN 01 Tlogosari

LIMADETIK.COM, MALANG – Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh kelompok 26 gelombang 1 pada tanggal 19 Januari 2024.

PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah pengembangan metode pembelajaran di SDN 01 Tlogosari. Dengan demikian, mahasiswa PMM UMM berkontribusi langsung untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Anggota kelompok tersebut terdiri dari Imam Mawardi, Andy Dwi Cahyono, Aulia Nur Sabrina, Vido Pratama Arianto dan Safira Audi Prameswari, yang berasal dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dengan dibimbing oleh Ach. Syaiful H, S.E.,M.Sc.,Ak selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).

Pendidikan dasar memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan pengetahuan anak-anak. Di SDN 01 Tlogosari, kegiatan mengajar diarahkan untuk menciptakan pembelajaran yang inspiratif dan menyenangkan. Setiap hari Senin hingga Rabu, mahasiswa/i PMM di sekolah ini memberikan pengajaran dengan durasi 1.5 jam bagi siswa-siswi kelas 1 hingga 6.

“Metode pembelajaran yang diterapkan di SDN 01 Tlogosari sangat disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Fokus utamanya adalah agar materi tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada siswa dan siswi, sehingga mereka dapat memahami konsep dengan lebih baik” kata koordinator kelompok 26 gelombang 1, Imam Mawardi, Selasa (27/2/2024).

PMM UMM Kelompok 26 Melakukan Pengembangan Metode Pembelajaran di SDN 01 Tlogosari
Akhir Pembelajaran Menyanyikan Lagu Wajib Nasional

Menurut Imam Mawardi, Mahasiswa/i Program Magang Mahasiswa (PMM) di sekolah ini berperan aktif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan interaktif. Mereka menggunakan pendekatan yang beragam, termasuk diskusi kelompok, permainan peran, demonstrasi praktis, dan penggunaan teknologi pendukung, untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan relevan bagi siswa-siswi.

“Dengan demikian, metode pembelajaran yang diterapkan tidak hanya membantu siswa dan siswi dalam memahami materi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif mereka dalam proses belajar-mengajar, sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang memadai dan memotivasi” jelas Imam.

Salah satu aspek unik dari pembelajaran di SDN 01 Tlogosari lanjut Imam, adalah inovasi yang diterapkan untuk menjaga ketertarikan siswa. Disamping penyampaian materi, mahasiswa/i PMM juga memasukkan permainan dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk mencegah rasa jenuh dan menjadikan suasana kelas lebih menyenangkan.

“Selain permainan, metode pembelajaran aktif atau praktik juga diterapkan di SDN 01 Tlogosari. Sebagai contoh, di kelas 5, siswa-siswi diajarkan tentang hidroponik. Metode pembelajaran aktif atau praktik yang diterapkan di SDN 01 Tlogosari tidak hanya terbatas pada permainan” ucapnya.

Sebagai contoh, kata Imam, di kelas 5, siswa-siswi juga diajarkan tentang hidroponik. Selain memberikan pengetahuan teoritis, pembelajaran ini memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk terlibat dalam praktik langsung. Mereka secara aktif terlibat dalam proses menanam dan merawat tanaman menggunakan metode hidroponik.

PMM UMM Kelompok 26 Melakukan Pengembangan Metode Pembelajaran di SDN 01 Tlogosari
Pembelajaran Tanaman Hidroponik

“Melalui praktik ini, siswa-siswi tidak hanya memperdalam pemahaman mereka tentang konsep hidroponik, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis dalam bercocok tanam” tuturnya.

Pengalaman langsung ini memberikan konteks nyata yang memungkinkan siswa-siswi untuk lebih memahami dan menginternalisasi materi pelajaran dengan lebih baik, serta mempersiapkan mereka dengan keterampilan yang relevan untuk kehidupan di masa depan.

“Pembelajaran ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk melakukan praktik langsung. Ini memberikan pengalaman nyata yang tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep tetapi juga keterampilan praktis” paparnya

Terakhir ketua kelompok 26 gelombang 1 itu mengatakan, mahasiswa PMM di SDN 01 Tlogosari memahami bahwa setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, mereka terus mengembangkan metode pembelajaran yang dapat menjangkau berbagai jenis siswa.

“Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa dan siswi dapat merasakan keberhasilan dalam proses pembelajaran” pungkasnya.