MALANG, Limadetik.com – Membangun rasa peduli terhadap kepuluan kangean tidak pernah lelah untuk melangkah berusaha dan terencana, ciri utama untuk bisa membangun kesejahteraan sosial di kepuluan kangean, yang tidak terlepas dari sistem lingkungan sosiokulturalnya.
Menurut Ketum IMAKA Mohammad Alfin, bahwasanya pengertian tersebut lahir dari pokok pemikiran para Ikatan Mahasiswa Kepuluan Kangean (IMAKA) di Malang, yang merasa peduli terhadap kejadian laka laut yang terjadi di kepuluan kangean sapeken mencakup para korban.
“Dengan ini Ikatan Mahasiswa Kepuluan Kangean (IMAKA) pada hari ke 3 kembali melakukan penggalangan dana terhadap laka laut yang terjadi di kepuluan kangean sapeken,” kata mohammad alfin Minggu, (18/3/2018).
Mohammad Alfin menyampikan Alhamdulilah rincian di hari terahir penggalangan dana laka laut di sapeken terkumpul di hari ke 3.
“Di CFD dan perempatan ITN sebesar Rp. 546.700. dari mahasiswa kepulauan Kangean Rp.326.600, Sedangkan yang kemarin dapat Rp. 956.300 Jadi, total dana yang terkumpulkan sebanyak Rp. 1.829.600 (satu juta delapan ratus dua puluh sembilan ribu enam ratus rupiah) semoga bisa membantu korban laka laut di kepulauan kangean sepeken akan kami segera di distribusikan,” ungkap Alfin.
Pentingnya aspek kepedulian terhadap kepulauan sala satu arah membangun kepuluan yang maju dan,mandiri,sejahtera, dan berkeadilan, dengan demikian, diperlukan agenda bakti sosial ini tentunya sangat membatu dan meringankan beban yang di terima korban laka laut.
“Besar harapan saya agar teman – teman mahasiswa untuk tetap komitmen dan selalu menjaga kekompakan IMAKA kedepannya, karena IMAKA adalah harapan masyarakat kepuluan kangean,” pinta Ketum Imaka. (sgt/yd)












