Daerah

Haul ke 171, Wabup Harap Semua Bisa Tiru Semangat Perjuangan dan Ketaatan Ki Ronggo

×

Haul ke 171, Wabup Harap Semua Bisa Tiru Semangat Perjuangan dan Ketaatan Ki Ronggo

Sebarkan artikel ini
Haul ke 171, Wabup Harap Semua Bisa Tiru Semangat Perjuangan dan Ketaatan Ki Ronggo
Wabup As'ad saat berdoa di makam Ki Ronggo

Haul ke 171, Wabup Harap Semua Bisa Tiru Semangat Perjuangan dan Ketaatan Ki Ronggo

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Haul Ki Ronggo ke-171 Tahun 2025 menjadi momen penting bagi masyarakat Bondowoso untuk kembali meneguhkan jati diri sebagai bumi yang sarat sejarah, peradaban, dan nilai-nilai luhur para pendahulu.

Seperti yang disampaikan Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i dalam sambutannya, bahwa Ki Ronggo telah meletakkan fondasi peradaban yang menjadi pijakan tata pemerintahan dan pembangunan wilayah Bondowoso hingga hari ini.

Menurutnya, warisan Ki Ronggo bukan hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga ritualitas, moralitas, serta nilai-nilai perjuangan yang sarat makna.

“Semangat perjuangan, kebijaksanaan, kegigihan, serta ketaatan beliau tercermin dalam pesan luhur: berbuat kebaikan sebagai bekal kehidupan. Nilai ini menjadi warisan yang harus terus kita jaga,” ujar Wabup saat sambutan di Area Pesarean Ki Ronggo, Sekarputih,Rabu (4/4/2025) sore.

Ia menambahkan bahwa semangat Ki Ronggo dalam membuka dan menata wilayah harus menjadi inspirasi untuk melanjutkan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Juga ditambahkan, pemerintah Kabupaten Bondowoso saat ini tengah berupaya mengimplementasikan visi Bondowoso Berkah, dengan menempatkan keberkahan Allah SWT sebagai landasan setiap program dan kerja keras bersama.

“Melalui peringatan ke-171 ini, marilah kita memperkuat persatuan, merawat kearifan lokal, dan membangun kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Dengan meneladani nilai-nilai perjuangan Ki Ronggo, Insyaallah kita dapat mewujudkan Bondowoso Berkah yang membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakat,” sambung Wabup.

Haul Ki Ronggo setiap tahun menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, melestarikan budaya lokal, serta mengenang tokoh penting yang membuka peradaban di wilayah Bondowoso.