Daerah

Bazar Takjil Ramadhan Pupuk Sosial Budaya dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Berikut Pesan Plt Kadinsos P3A Sumenep

×

Bazar Takjil Ramadhan Pupuk Sosial Budaya dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Berikut Pesan Plt Kadinsos P3A Sumenep

Sebarkan artikel ini
Bazar Takjil Ramadhan Pupuk Sosial Budaya dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Berikut Pesan Plt Kadinsos P3A Sumenep
Plt Kadis Sosial P3A Sumenep, Drs Achmad Dzulkarnain

Bazar Takjil Ramadhan Pupuk Sosial Budaya dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Berikut Pesan Plt Kadinsos P3A Sumenep

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur pada ramadhan tahun 2024 ini kembali menggelar bazar takjil untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar bisa menjajakan jajan ataupun kue hasil olahannya sekaligus sebagai upaya meningkatkan perekonoman selama ramadhan.

Dalam pagelaran bazar takjil ramadhan tersebut, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep merupakan OPD yang ikut serta terlibat pada kegiatan dimaksud.

Plt Kadiksos P3A Sumenep, Drs Achmad Dzulkarnain mengatakan, digelarnya bazar takjil Ramadhan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk ikut serta menunjang perkembangan sosial budaya.

“Banyak manfaat dan tujuan bazar takjil ini, salah satunya ya meningkatkan perekonomian masyarakat kita dan guna meningkatkan sosial budaya” kata Plt Dinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnain saat menghadiri pembukaan bazar takjil Ramadhan oleh Sekretaris Daerah kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi di sisi selatan Taman Bunga Sumenep, Kamis (14/3/2024).

Menurut Dzoel menanam sebuah kebaikan di bulan.suci ramadhan, tentu akan menuai keberkahan, setidaknya filosofi itu yang bisa dipetik dalam momen bazar takjil yang di selenggarakan oleh Pemkab Sumenep.

“Tentu dengan kegiatan ini kita bisa melihat dan merasakan bahwa interaksi antara pihak UMKM dan pihak pencinta kuliner begitu inten sehingga ada jalinan silaturrahim yang begitu baik,” ucapnya.

Disampinh itu, lanjut pria yang kini menjabat Kepala Bakesbangpol itu, dalam bazar takjil ini bisa mempromosikan makanan dan jajanan serta minuman khas kota keris Sumenep, sekaligus akan menambah serta mempererat solidaritas antar sesama.

“Ada banyak yang didapatkan masyarakat kita dalam bazar takjil ramadhan ini, selain sosialnya yqng sangat besar juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Dzoel, jika ditelisik lebih dalam lagi bahwa, masyarakat banyak bergerak di sektor UMKM dan penghidupan mereka berasal dari UMKM. Tentu ini perlu tetap dipertahankan dan selalu ditingkatkan dalam inovasi dan kretifitas.

Selain itu, Kabupaten Sumenep memiliki banyak produk atau potensi unggulan yang bisa dikembangkan. Pengembangan suatu potensi ini akan memberikan dampak yang besar kepada UMKM dan produk lainnya, sehingga bisa bersaing dengan daerah daerah lain baik di madura maupun di luar madura.

“Kita harus banyak bersyukur karena nenek moyang kita yang mempunyai beragam peninggalan kuliner, sehingga melalui gelaran bazar takjil Ramadhan ini kitanya dapat mempromosikan dan mempertahankan kelestarian kuliner kita selamanya” pungkasnya.