Daerah

Bina 63 UMKM, Cara BRI Pamekasan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

×

Bina 63 UMKM, Cara BRI Pamekasan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Optimalisasi Ekosistem Bisnis UMKM BRILian

270acba8c9cd038ac26a297f4a5cfaf7
BO BRI Pamekasan, jalan Jokotole No. 24 Baru Rambat Kota

PAMEKASAN, Limadetik.com – Branch Office BRI Pamekasan memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan usaha kecil mikro menengah (UMKM). Hal itu terbukti dengan adanya 63 UMKM binaan yang selama ini terus digandeng dalam berbagai kegiatan tertentu.

Cara ini dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) dalam upaya menggerakkan ekonomi masyarakat. Namun, dari 63 UMKM yang telah menjadi bagian binaan BRI tersebut, tidak seluruhnya aktif dan konsisten berjualan.

Di sebuah kesempatan, penulis wawancara dengan Branch Manager Office BRI Pamekasan, Octarez Abi Ibrahim di kantornya, jalan Jokotole Barurambat Kota, No. 24.

Abi begitu ia akrab disapa menyampaikan, bahwa UMKM yang dibina oleh BRI, adalah mereka yang memiliki kesamaan visi misi dalam berwirausaha. Mereka aktif berjualan baik merupakan usaha rumahan maupun usaha lain yang dapat menambah penghasilan.

Untuk menjadi binaan BRI sendiri, minimal harus terdapat 8 orang yang memiliki usaha, terlebih mereka satu desa. Jenis usahanya, minimal ada kemiripan untuk bisa bergabung di BRI.

“Jadi kami BRI punya binaan UMKM, mereka juga sekaligus menjadi nasabah kami, Ini adalah bentuk optimalisasi ekosistem bisnis di wilayah kerja kami,” ucap Octarez Abi Ibrahim.

UMKM yang dibina oleh BRI sendiri telah diadministrasikan di klaster Hidupku sebagai bagian dari kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan kepentingan, kondisi lingkungan, dan atau keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.

“Minimal 8 anggota dalam satu kelompok usaha, mereka juga sudah menjadi nasabah BRI yang aktif bertransaksi melalui rekening BRI, baik yang nasabah pinjaman maupun yang nasabah biasa,” ujar Abi

Para pelaku UMKM ini lebih banyak berinteraksi dengan Mantri Marketing BRI yang membina langsung untuk memberikan support pengembangan dan kemajuan usaha yang mereka tekuni selama ini.

Salah satu upaya yang dilakukan BRI adalah dengan cara mengadakan bazar UMKM BRILian. Kegiatan itu rutin dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha dibawah binaan BRI menjajakan dagangannya, misalnya dengan membuka stand di kantor BRI setempat.

“Ini bertujuan untuk meningkatkan ekosistem bisnis dan membantu pelaku UMKM agar usahanya mereka meningkat dari sisi penjualan dan omset juga meningkat,” katanya.

Abi memiliki harapan yang lebih besar agar ekosistem bisnis UMKM ini bergerak lebih cepat dan peningkatan produktifitas mereka lebih banyak, sehingga perputaran ekonomi semakin bagus.

Bahkan, pria murah senyum ini ingin mengadakan bazar UMKM BRILian di tempat umum yang sasaran adalah masyarakat luas. Namun, hal tersebut perlu koordinasi dengan BRI Regional dan kantor pusat agar bazar tidak hanya ditujukan di lingkungan BRI setempat saja yang pembelinya adalah insan BRILian dan nasabah yang berkunjung ke lokasi stand.

“Semoga ini rutin terus kamu lakukan, namun tidak hanya di lingkungan BRI saja, nanti bisa ke ruang yang lebih luas utamanya di lokasi publik sehingga usaha binaan kami ini lebih banyak dikenal masyarakat luas, bisa mensejahterakan UMKM dari kondisi normal bisa lebih dikenal dan meningkatkan omset,” tuturnya.

Baca juga: Bazar UMKM BRILian BO Pamekasan, Upaya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Selain di bina, BRI juga bisa membantu kebutuhan yang diperlukan bagi kelompok usaha tersebut sesuai dengan klaster. Namun, bantuan tersebut berupa infrastruktur sarana maupun prasarana melalui program TJSL untuk kelompok usaha dalam upaya meningkatkan bisnis mereka lebih maju dan omsetpun meningkat.

Abi berkomitmen, dirinya akan berupaya untuk meningkatkan pembinaan bagi UMKM di bawah binaan BRI Pamekasan, agar pelaku usaha mikro tersebut nantinya bisa berjalan mandiri dan omsetnya semakin besar dibandingkan sebelumnya.

“Jika omsetnya sudah bagus, UMKM tersebut akan lebih mandiri mengembangkan bisnisnya, sehingga kesejahteraan akan mereka dapatkan,” tandasnya.