Daerah

Bondowoso Peringkat Ketiga Tingginya Stunting di Jawa Timur

×

Bondowoso Peringkat Ketiga Tingginya Stunting di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
IMG 20190709 WA0024 1

BONDOWOSO, Limadetik.com — Untuk mengurangi angka Stunting di Kabupaten Bondowoso, Dinas Kesehatan Bondowoso adakan acara Rembuk Stunting Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso yang di gelar di Pendopo Bupati Bondowoso, Selasa (9/7/2019).

Hingga saat ini di Kabupaten Bondowoso tercatat angka Stunting mencapai sekitar 16% atau peringkat ke tiga di Jawa Timur yang tersebar di 19 Desa di Kabupaten Bondowoso.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengatakan bahwa angka Stunting di Bondowoso masih tinggi.

“Penurunan angka Stunting menjadi skala preoritas bagi Pemkab Bondowoso, ini merupakan beban bagi kita semua untuk bisa menurunkan angka Stunting. Di Jawa Timur, Bondowoso menjadi peringkat ke tiga tertinggi setelah Kabupaten Pamekasan dan Bangkalan” kata Bupati Salwa dalam sambutannya.

Jadi menurut Bupati kegiatan rembuk Stunting ini diharapkan dapat memutus mata rantai siklus kemiskinan gizi dan kekerdilan.

“Besar harapan saya pada seluruh tenaga medis, kader posyandu, serta fungsi pelayanan benar-benar diperankan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam mensosialisaikan dan mengingatkan kesadaran pemenuhan gizi terhadap balita” tambah Bupati.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso dr. Mohammad Imron meyampaikan angka Stunting di Bondowoso mengalami penurunan dari 19% di 2018 menjadi 16% di bulan Februari 2019.

“Meski angka Stunting mengalami penurunan, namun kategori ini masih tinggi, setelah kita melakukan pendataan masih ada beberapa desa yang ada kecamatan yang menjadi kantong-kantong terjadinya Stunting” jelasnya pada awak media usai acara.

Lebih lanjut Imron menjelaskan bahwa kita harus bergerak bersama-sama untuk penanggulangan gizi, bukan hanya pada balita, namun bagi ibu hamil harus kita perhatikan dalam asupan gizinya.

Di usia seribu hari pertama kehidupan atau 270 hari di dalam kandungan dan sekitar 730 sampai usia 2 tahun yang harus kita jaga asupan gizinya.

Dalam acara ini juga Bupati Bondowoso didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, Perwakilan Camat dan Kepala Desa menandatangani berita acara kesepakatan rembuk Stunting. Dan diharapkan angka Stunting di Bondowoso terus mengalami penurunan. (budhi/dyt)